Suara.com - Hasil buruk yang didapat pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon mendapat sorotan dari pengamat serta komentator bulutangkis, Morten Frost.
Mantan tunggal putra Denmark itu mengomentari ketidakmampuan Kevin / Marcus dalam meraih turnamen-turnamen level atau grade satu seperti Kejuraaan Dunia dan Olimpiade.
Kevin / Marcus saat ini memang masih menduduki peringkat satu dunia dan telah meraih begitu banyak gelar mulai dari All England, Asian Games, hingga belasan turnamen BWF World Tour.
Namun, saat tampil di Kejuaraan Dunia maupun Olimpiade, performa pasangan berjuluk The Minions itu melempem.
Di Olimpiade Tokyo, Kevin / Marcus selaku unggulan pertama, kandas di perempat final dari wakil Malaysia, Aaron Chia / Soh Wooi Yik.
Mimpi buruk Kevin / Marcus sejatinya sudah terlihat saat mereka kalah di babak penyisihan Grup A oleh wakil China Taipei, Lee Yang / Wang Chi-lin.
Morten Frost menganggap pola main Kevin / Marcus kini sudah mulai terbaca. Keduanya dinilai harus segera berbenah dan tak boleh hilang arah dalam menghadapi situasi sulit tersebut.
“Mereka memenangkan semua turnamen kecuali turnamen besar. Seiring berjalannya waktu, pasangan lain bisa menemukan formula untuk mengalahkan mereka,” kata Morten Frost dalam tayangan BWF TV, Senin (23/8/2021).
“Saya rasa Kevin/Marcus harus menemukan kembali diri mereka agar bisa memenangkan pertandingan penting."
Baca Juga: Target Juara, PBSI akan Gelar Simulasi Piala Sudirman 2021
"Yang menarik adalah kalau Indonesia memutuskan untuk merombak pasangan ini dan ini bisa menjadi isu. Mari kita lihat apa yang akan terjadi,” sambungnya.
Selain gagal meraih prestasi di Olimpiade perdananya, Kevin / Marcus tercatat tiga kali gagal merebut gelar juara Kejuaraan Dunia yakni pada 2017, 2018, dan 2019.
Pada 2017 di Glasgow, Kevin / Marcus kandas di perempat final setelah kalah dari wakil China Chai Biao / Hong Wei dengan skor 21-11, 19-21, 20-22.
Pada edisi 2018 di Nanjing, The Minions harus menyerah di tangan pasangan Jepang, Takeshi Kamura / Keigo Sonoda di perempat final.
Sedangkan pada Kejuaraan Dunia 2019, Kevin / Marcus secara mengejutkan takluk dari wakil Korea Selatan Choi Solgyu / Seo Seungjae di babak kedua dengan skor 21-16, 14-21, 21-23 di Basel, Swiss.
Tag
Berita Terkait
-
Top 5 Sport: BWF Tanggapi Isu Match Fixing yang Diceritakan Taufik Hidayat
-
BWF Tanggapi Isu Match Fixing yang Diceritakan Taufik Hidayat
-
Ulang Tahun ke-37, Hendra Setiawan Masih Bertekad Tampil di Olimpiade 2024
-
Bukan Indonesia Maupun Tuan Rumah, Ini Atlet Peraih Emas Pertama Paralimpiade Tokyo 2020
-
Kemenpora Pastikan Bonus Atlet Paralimpiade sama dengan Olimpiade Tokyo
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Daftar Wakil Indonesia di Badminton Asia Championships 2026, Ada Dua Debutan
-
Jannah Fokus Tampil Maksimal Demi Tiket Asian Games 2026
-
Bintang RANS Simba Bogor Resmi Sandang Pangkat Letda TNI AD
-
Ikuti Kejuaraan Asia, Tim Panjat Tebing Indonesia Terbang ke China
-
IBL 2026: DJ Cooper Ungkap Cara Dewa United Beri Kekalahan Perdana untuk Pelita Jaya
-
Misi Rebut Tiket Asian Games 2026, Tim Panjat Tebing Indonesia Berangkat ke China
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Kalahkan Pasific Caesar Surabaya, Pelatih Kesatria Bengawan Solo Puji Performa Pemain
-
Satria Muda Kalah dari RANS Simba, Djordje Jovicic Ungkap Penyebabnya