Suara.com - Ketua Umum Perbasi, Danny Kosasih mengatakan Timnas Basket Indonesia akan segera berkumpul untuk menjalani training camp (TC) mengingat kualifikasi FIBA World Cup 2023 bakal bergulir pada November 2021.
"Harus segera siapkan tim. September ini harus sudah latihan. Agar kita punya waktu dua bulan untuk menyiapkan tim yang kuat karena kualifikasi sudah akan dimulai November," kata Danny seperti dimuat Antara.
Hasil drawing kualifikasi yang dilaksanakan di Jenewa, Swiss, Selasa (31/8/2021), menempatkan Timnas Basket Indonesia di Grup C bersama negara Timur Tengah seperti Yordania, Lebanon, dan Arab Saudi.
Menurut Manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella ini adalah grup yang cukup ideal.
"Kami memang belum pernah ketemu dengan mereka, jadi ini sebuah tantangan dan kami meyakini bisa melaju ke babak berikutnya. Setidaknya kami yakin bisa finis di peringkat kedua," tutur pria yang akrab disapa Mocha itu.
Mocha menjelaskan, persiapan timnas akan dimulai pada Oktober 2021. Semua pemain terbaik Indonesia akan dipanggil, termasuk pemain naturalisasi.
Namun untuk komposisi akhir pemain, diserahkan sepenuhnya kepada pelatih Timnas Basket Indonesia, Rajko Toroman.
FIBA World Cup 2023 nanti akan diikui 32 negara dari empat konfederasi yakni Eropa, Asia-Oceania, Amerika, dan Afrika.
Kuota untuk wakil Eropa ada 12 negara, Asia-Oceania delapan negara, Amerika tujuh negara, dan Afrika lima negara.
Baca Juga: Erick Thohir Optimis Indonesia Bisa Lolos Secara Kompetitif ke FIBA World Cup 2023
Penentuan negara yang lolos ke FIBA World Cup 2023 bakal berlangsung dua babak. Dari Asia-Oceania, babak pertama diikuti 16 negara yang nanti akan dibagi empat grup di dalamnya termasuk tuan rumah Filipina dan Jepang, juga Indonesia.
Pertandingan dilaksanakan dalam format home and away. Artinya setiap negara akan memainkan enam pertandingan penentu dalam tiga window, 20-30 November 2021, 21 Februari-1 Maret 2022, dan 27 Juni-5 Juli 2023.
Negara peringkat tiga teratas di masing-masing grup melaju ke kualifikasi babak kedua. Nanti 12 tim di fase kedua ini akan dibagi menjadi dua grup. Dengan format home and away, setiap negara akan memainkan 10 pertandingan.
Fase kedua ini juga akan digelar dalam tiga window. Masing-masing pada 22-30 Agustus 2022, 7-15 November 2022, dan 20-28 Februari 2023.
Dari fase ini, kemudian akan dipilih tiga tim terbaik dari masing-masing grup untuk mewakili zona Asia-Oceania.
Sementara Jepang dan Filipina akan melengkapi kuota menjadi delapan. Ada beberapa tim yang memiliki potensi isi kuota itu di antaranya Australia, Iran, Selandia Baru, Cina, Korea Selatan), dan Yordania karena memiliki peringkat lebih baik di kawasan Asia-Oceania.
[Antara]
Berita Terkait
-
Solo Bersiap Gelar FIBA Youth Events 2027-2028, FIBA Asia Tinjau GOR Sritex dan Manahan
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia Bola Basket Putri 2026, 16 Tim Siap Bertarung
-
FIBA Tunda WASL 2025/2026 Imbas Situasi Konflik di Iran
-
FIBA Tetapkan Dame Diagne sebagai Pemain Lokal di IBL, Boleh Perkuat Timnas Basket Indonesia
-
Makna Natal Abraham Damar: Refleksi Perjuangan Berdarah-darah Demi Perunggu SEA Games 2025
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026