Suara.com - Lifter muda Jambi yang pernah bergabung di Pelatnas, Juliana Clarissa diharapkan bisa menyumbangkan medali emas pada kelas 55 kilogram putri pada PON XX di Papua 2-15 Oktober mendatang.
"Dari enam lifter Jambi tampil PON Papua nanti, yang paling berpeluang raih emas ada pada lifter putri Juliana Clarissa namun tidak menutup peluang bagi lima lifter lainnya untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Jambi," kata Pelatih Angkat Besi Jambi, Timbul, Selasa (7/9/2021).
Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Jambi pada PON nanti akan menurunkan enam lifternya. Mereka adalah Rifki Ramadhan di kelas 105kg plus putra, Juliana Clarissa (kelas 55kg putri), Julia Eka Masweni (kelas 55 kg putri), Jihan Safitri (kelas 87kg putri), Belinda Gusti (kelas 76 kg putri) dan M Denial (kelas 67 kg putra).
Timbul mengatakan peluang sebenarnya ada di Juliana Clarissa. Penghuni pelatnas ini di kelasnya menjadi penghuni peringkat pertama nasional dan di Kejurnas babak Prakulaifikasi PON pada 2019 lalu dia juga mendapat medali emas.
Perjuangan para lifter Jambi menuju PON XX/2021 Papua tidak ringan. Kondisi pandemi yang tidak tahu kapan berakhir membuat para lifter tidak bisa berbuat banyak untuk bisa mengintip kekuatan lawan.
"Praktis dua tahun terakhir sejak ajang Prakualifikasi PON 2019 di Kejurnas, tidak ada lagi kompetisi dan kejuaraan sehingga ini menyulitkan semua peserta untuk melihat peta kekuatan angkat besi pada PON nanti," ujar Timbul, mantan lifter nasional.
Namun keterbatasan dana atau anggaran membuat tim angkat besi Jambi tidak sempurna. Pelatih yang dikirim hanya satu orang, padahal pada setiap pertandingan peran pelatih sangat vital, mulai dari melihat catatan angkatan masing-masing lawan hingga mempersiapkan atlet pemanasan dan memakai baju tanding.
"Tapi karena kondisinya memang seperti ini, kami harus siap dan Alhamdulillah anak-anak tetap latihan seperti biasa dan semoga bisa memberikan yang terbaik untuk Jambi," pungkasnya seperti dimuat Antara.
Dari keenam lifter yang tampil di PON nanti, di antaranya lolos dari perolehan medali saat di kejurnas 2019 lalu. Juliana Clarissa dengan medali emas, Julia Eka Masweni medali perak dan Rifki Ramadahan, Jihan Safitri, dan Belinda Gusti di peringkat ketiga dengan medali perunggu. Sementara M Denial lolos dengan menduduki peringkat keempat di kelasnya.
Baca Juga: Komentari Aksi Brutal Indra Cahya, Presiden Persiraja: Ini Sepak Bola Bos, Bukan Karate
Berita Terkait
-
Dongkrak Produksi Minyak di Papua, SKK Migas dan Petrogas Mulai Injeksi Kimia di Lapangan Walio
-
Membangun Kepercayaan Diri Sebagai Reduksi Rasa Takut
-
Pererat Hubungan Interpersonal, Mahasiswa Psikologi UNJA Gelar Program LINK
-
Review Film Timur: Aksi Intens dan Cerita Emosional di Tanah Papua
-
Sentuhan Solidaritas dalam Perayaan Natal, Diorama Bencana Hiasi Gereja di Jambi
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Kalah dari Chen/Toh untuk Kali Ketujuh, Jafar Hidayatullah Akui Permainan Jelek dan Tidak Yakin
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Jonatan Christie hingga Putri KW, 8 Wakil Indonesia Berjuang Hari Ini
-
Mercedes Siap Luncurkan Mobil Baru untuk Musim Formula 1 2026
-
IBL 2026 Resmi Dimulai! Duel Panas Dewa United vs Pelita Jaya Langsung Buka Musim
-
Malaysia Open 2026: Alwi Farhan Bidik Start Bagus Awal Tahun
-
Tembus 6 Besar Dunia dalam 6 Bulan, Fajar/Fikri Bidik Tahta Tertinggi di Malaysia Open 2026
-
Oni Junianto Resmi Pimpin PB FAJI, Arung Jeram Indonesia Siap Melangkah Maju
-
An Se-young Susah Payah Raih Kemenangan Perdana di Malaysia Open 2026, Dipaksa Main 1 Jam 15 Menit
-
Satya Wacana Datangkan Pemain Timnas Ukraina untuk IBL 2026, Jebolan Liga Bulgaria