Suara.com - Taekwondoin asal Sumatera Barat Bimantara Subrata gagal merebut medali emas pada final cabang olahraga taekwondo saat berhadapan dengan Dinggo Ardian Prayogo asal Jawa Barat pada kelas under 80 kilogram putra, karena mengalami cedera.
Laga yang berlangsung di GOR Politeknik Penerbangan Kayu Batu, Jayapura, Selasa (5/10/2021), tersebut hanya berlangsung satu ronde setelah wasit menyatakan atlet asal Ranah Minang itu tidak bisa atau tidak memungkinkan melanjutkan pertandingan karena cedera di bagian muka yang dialaminya.
Setelah dipastikan tidak sanggup melanjutkan pertandingan, tim medis langsung membawa Bimantara ke ruang medis untuk mendapatkan perawatan dan penanganan lebih lanjut.
Dinggo Ardian Prayogo atlet asal Bumi Pasundan keluar sebagai pemenang dengan meraih skor akhir 15 sedangkan Bimantara Subrata hanya mampu mengumpulkan tiga poin.
Atas kemenangan itu, juara umum PON XIX 2016 tersebut terus menambah medali emas untuk Jawa Barat. Sebelum mencapai final, Dinggo lebih dulu menyingkirkan Syangkot Bayu Segara asal Riau.
Kemudian, di babak perempat final, ia berhasil menyingkirkan Moehammad Arie Pratama taekwondoin Jawa Tengah. Selanjutnya, di semifinal Dinggo mengalahkan taekwondoin Kalimantan Timur yakni Luthfi Lukmanul Hakim.
Di sisi lain, Bimantara Subrata sebelum mencapai final berhasil mengalahkan Teguh Dwi Sukmana atlet asal Sulawesi Selatan dan di semifinal ia menyingkirkan Muhammad Akbar Siddik dari Bali. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Angkasa Pura Sumbar Mulai Stop Penerbangan Umrah Sementara
-
Tradisi Turun-Temurun Maniliak Bulan Iringi Awal Puasa Jamaah Syattariyah
-
Jembatan Darurat Penghubung Warga Terisolasi di Nagari Salareh Aia
-
Usai 28 Izin Dicabut, Greenpeace Tagih Transparansi Pemerintah Tertibkan Kawasan Hutan
-
Sepatu Ballet Puma Speedcat vs Adidas Taekwondo Mei, Mana yang Lebih Worth to Buy?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
Terkini
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Pertamina Enduro Fokus Benahi Detail Teknis Jelang Final Four Proliga 2026 Seri Solo
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Tokoh BWF Sir Craig Reedie Meninggal Dunia, Sosok di Balik Masuknya Bulu Tangkis ke Olimpiade
-
Ubed Lolos Kualifikasi, Tambah Kekuatan Tunggal Putra Indonesia di BAC 2026
-
Alasan IBL All-Star 2026 Digelar di Bandung: Kota Basket yang Tak Pernah Mati