Suara.com - Menyikapi kekalahannya pada perempat final Indonesia Masters, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja mengungkapkan bahwa mereka sudah bermain maksimal dengan mengeluarkan seluruh tenaga meladeni Yuta Watanabe/Arisa Higashino di Nusa Dua, Bali, Jumat.
"Pertandingan ini sangat menguras tenaga buat kami. Tapi kami sudah mengeluarkan tenaga yang paling banyak hari ini, karena mereka susah ditembus," kata Hafiz.
Pada laga babak delapan besar ini, wakil Indonesia sempat unggul di gim pertama dan menampilkan permainan yang komunikatif dan berani mengejar inisiatif pertandingan.
Pada gim ketiga, energi Hafiz/Gloria sudah terkuras meski keduanya masih menjaga kekompakan dan komunikasi. Di fase ini, ketahanan energi menjadi modal keunggulan Jepang untuk merebut keunggulan, sementara pasangan Indonesia harus bersusah payah menahan serangan lawan.
Faktor energi ini menjadi penentu kemenangan Yuta/Arisa dan berhak melaju ke babak semifinal, sementara Hafiz/Gloria yang menjadi wakil terakhir di nomor ganda campuran harus gugur dan mengakui keunggulan lawannya setelah berjuang 68 menit.
"Set pertama tenaga kami masih full, konsentrasi dan fokus masih terjaga, main masih enak. Jadinya bisa menang set pertama. Setelah itu mereka main lop terus, sulit dimatikan. Sebenarnya main kuat-kuatan, dan mereka lebih tahan," ujar Hafiz.
Selain tenaga, menurut Hafiz/Gloria dalam menghadapi lawan dengan peringkat yang lebih tinggi harus punya kualitas mental yang lebih matang dan stabil.
Mental yang naik-turun akan sangat mempengaruhi permainan di lapangan dan ini adalah hal yang seharusnya sudah dihilangkan oleh pemain level atas seperti Yuta/Arisa.
"Tapi memang namanya unggulan, mereka pasti punya kepercayaan diri lebih dari kami. Mungkin mereka sering masuk final atau babak akhir, sehingga kami pun seharusnya tidak boleh kendur sama sekali kalau lawan unggulan," kata Hafiz seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Singkirkan Pram/Yere, Kevin/Marcus Melaju ke Semifinal Indonesia Masters
Berita Terkait
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Gloria/Terry Maksimalkan Chemistry Meski Minim Latihan di German Open 2026
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Daihatsu Ajak Komunitas Dukung Langsung Atlet Tanah Air di Daihatsu Indonesia Masters 2026
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Daftar Wakil Indonesia di Badminton Asia Championships 2026, Ada Dua Debutan
-
Jannah Fokus Tampil Maksimal Demi Tiket Asian Games 2026
-
Bintang RANS Simba Bogor Resmi Sandang Pangkat Letda TNI AD
-
Ikuti Kejuaraan Asia, Tim Panjat Tebing Indonesia Terbang ke China
-
IBL 2026: DJ Cooper Ungkap Cara Dewa United Beri Kekalahan Perdana untuk Pelita Jaya
-
Misi Rebut Tiket Asian Games 2026, Tim Panjat Tebing Indonesia Berangkat ke China
-
Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Tumbangkan Jakarta Electric PLN 3-0
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Ikuti Jejak Bhayangkara, Selangkah Lagi Juara Putaran Pertama
-
Kalahkan Pasific Caesar Surabaya, Pelatih Kesatria Bengawan Solo Puji Performa Pemain
-
Satria Muda Kalah dari RANS Simba, Djordje Jovicic Ungkap Penyebabnya