Sport / balap
Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno
Dalam file foto ini diambil pada 11 September 2016 Pembalap Movistar Yamaha MotoGP Italia Valentino Rossi merayakan tempat kedua dalam balapan Grand Prix Moto GP San Marino di Sirkuit Marco Simoncelli di Misano. [AFP Photo]

Suara.com - Persaingan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez memang cukup sengit di MotoGP. Tak pelak, rivalitas kedua pembalap ini jadi sorotan publik termasuk para rekan pembalap mereka.

Beberapa waktu lalu, Jorge Lorenzo memberikan pernyataan yang bikin panas. Ia menyebut kalau Marc Marquez tak sudi lihat Valentino Rossi juara dunia ke-10 di MotoGP 2015.

Pada MotoGP 2015 silam, beberapa insiden yang melibatkan kedua pembalap tersebut cukup sengit. Mulai dari Argentina, Belanda hingga Malaysia.

"Argentina adalah kunci kejuaraan pada musim itu, Valentino datang dari belakang, mereka bersentuhan dan Marc Marquez terjatuh," ucap Jorge Lorenzo dilansir dari Tuttomotoriweb.it.

Baca Juga: Curhat Casey Stoner Gagal Setim dengan Valentino Rossi, Orang Dalam Yamaha Disebut

"Marc Marquez mengira bahwa itu adalah kesalahan Valentino Rossi dan sampai saat itu mereka masih memiliki hubungan yang sangat baik," jelas Lorenzo.

Persaingan Valentino Rossi dan Marc Marquezdi MotoGP Argentina 2018 (Twitter/MotoGP)

"Menurut pendapat saya, Marc Marquez kesal karena Valentino Rossi tidak meminta maaf dan justru merayakan kemenangannya secara besar-besaran," imbuhnya.

Mendengar pernyataan Jorge Lorenzo ini, Valentino Rossi pun langsung memberi tanggapan.

"Saya tahu betul bagaimana itu terjadi dan itu tidak mengejutkan saya karena persis seperti ini," ucap Valentino Rossi, dilansir dari Motosan.

"Saya hanya bersyukur ada pengakuan itu tetapi yah setidaknya membuat saya sedikit lega. Tetapi pada dasarnya saya sudah mengetahui hal itu," tuturnya menambahkan.

Baca Juga: Harap-Harap Cemas! Nasib Marc Marquez akan Ditentukan Desember 2021

Komentar