Sport / balap
Arief Apriadi
Sejumlah penonton berada di tribun sisi barat sirkuit untuk menonton gelaran balap motor Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) di Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (13/11/2021). .ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/aww.

Suara.com - Biaya untuk menggelar event balap motoGP memang tak kecil. Indonesia diketahui harus membayar biaya fantastis sekitar 9 juta euro untuk bisa menjadi tuan rumah.

Dana penyelenggaraan atau komitmen fee itu bakal dibayarkan kepada Dorna Sport yang merupakan perusahaan induk MotoGP yang memberikan hak kepada promotor untuk menggelar MotoGP dan WSBK.

Hal itu disampaikan Indonesia Tourism Development and Corporation (ITDC) yang membawahi Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor MotoGP di Indonesia.

Direktur ITDC, Abdulbar Mansoer menyebutkan biaya penyelenggaraan atau komitmen fee yang dibayarkan ITDC kepada Dorna Sport untuk event motoGp sekitar 9 juta euro sekali event.

Baca Juga: Casey Stoner: Kualifikasi MotoGP Lebih Penting dari Balapannya

Angka ini kemudian dipertegas oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah yang menyebutkan harga sekitar Rp 143 Miliar.

“Presiden bilang jangan lihat hitung-hitungan atau kalkulasi dari segi finansial, tapi dampak untuk branding negara itu penting. Dengan Mandalika, global reach bisa lebih dari 200 juta euro,” ungkap Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Selasa (30/11/2021).

Jelang menggelar MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, tahun depan, Pemerintah Provinsi NTB sudah melakukan rapat terbatas bersama presiden dan beberapa menteri terkait.

Persiapan sudah masuk tahap penyelesaian. Mereka kini terus bekerja untuk melengkapi berbagai kekuarangan di mana Pemprov NTB akan segera bertemu ITDC untuk membahasnya.

“Saya akan bertemu dengan ITDC nanti, itu akan kita bahas teknisnya, apakah ITDC yang jadi panitianya atau bagaimana. Apakah ada fee yang harus dibayar lagi atau bagaimana, itu yang akan kita bahas,” kata Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

Baca Juga: Belum Ingin Perpanjang Kontrak, Joan Mir akan Hengkang dari Suzuki?

Komitmen fee, kata Bang Zul sebagai bentuk keseriusan awal terhadap penyelenggaraan sebuah event dan hal ini lazim terjadi.

Misalnya saja pada saat World Superbike 19-21 November lalu, pemerintah membayar fee kepada Dorna Sport sebesar Rp 49 miliar.

Komentar