Suara.com - Usai berakhirnya MotoGP Official Test, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), selaku bagian dari ITDC Group, fokus mempersiapkan event Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) yang akan berlangsung pada 18-20 Maret 2022. Persiapan yang dilakukan antara lain sisi sirkuit, fasilitas pendukung, akomodasi dan teknis penyelenggaraan.
ITDC Group akan melakukan pembenahan dan penyempurnaan main track untuk memastikan kondisi Sirkuit Mandalika sesuai standar safety yang ditetapkan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).
Guna memastikan kondisi lintasan dalam kondisi bersih saat race pada Maret mendatang, ITDC Group juga akan melakukan pembersihan menggunakan kendaraan pembersih track “Track Jet Truck” yang memiliki penyemprot air bertekanan tinggi dilengkapi rotating brush untuk memasuki lintasan dan membersihkan area-area tertentu, dibantu dengan crew maintenance. Tidak menutup kemungkinan ITDC Group juga akan menambah kebutuhan alat untuk membersihkan lintasan sirkuit.
Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer menyatakan, “Kami telah berkoordinasi dengan FIM terkait kebutuhan sejumlah pembenahan dan penyempurnaan di main track sirkuit. Dan FIM telah menerima rencana kerja kami dalam peningkatan kualitas sirkuit tersebut. Kami bersama kontraktor utama kami PT Pembangunan Perumahan Tbk serta Roadgrip Motorsport Indonesia (RMI), akan bekerja keras untuk memenuhi tenggat yang ditetapkan oleh FIM dan kami optimistis dapat selesai tepat waktu. Kami berharap komitmen kami untuk menjaga kondisi dan meningkatkan kualitas lintasan Pertamina Mandalika Circuit ini dapat memberikan race experience terbaik bagi para riders dan penonton saat balapan digelar nanti.”
Sementara Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengatakan, “Kami telah melakukan diskusi dengan pihak Dorna Sport dan FIM terkait sejumlah catatan atas penyelenggaraan Official Test dan kami berkomitmen untuk melakukan penyempurnaan berdasarkan catatan tersebut dan memastikan persiapan baik dari sisi sirkuit, fasilitas pendukung, hingga kualitas penyelenggaraan event Pertamina Grand Prix of Indonesia dapat memenuhi syarat dan sesuai standar yang diharapkan”.
ITDC Segera Selesaikan Fasilitas Pendukung Lainnya Khususnya Fasilitas untuk Penonton
Terkait persiapan fasilitas pendukung, saat ini ITDC akan membenahi sejumlah fasilitas penting seperti Race Control dan bangunan-bangunan kantor untuk operasional Grand Prix agar nanti siap digunakan.
ITDC juga tengah menyiapkan tribun penonton antara lain, Hospitality Suites VIP Village, tribun Grandstand dan Royal Box. Royal Box atau kategori VIP Premiere Class merupakan kelas tertinggi untuk menonton yang akan dipersiapkan khusus untuk jajaran VIP seperti Presiden RI, Para Menteri, VIP Swasta dan Sponsor.
Sementara, VIP Village merupakan tempat eksklusif berkapasitas hingga 2.400 orang yang disediakan bagi penonton dari kategori Hospitality Suites. VIP Village ini memiliki sejumlah kelebihan antara lain parkir VIP eksklusif, ruangan ber-AC, open bar, F&B dan grandstand eksklusif.
Di tengah Sirkuit juga sedang ada pekerjaan pembuatan Grandstand yang ditargetkan selesai pada bulan Maret minggu kedua dengan total 50 ribu tempat duduk.
Tempat duduk untuk tribun yang disiapkan ini diimpor langsung dari luar negeri yaitu dari Jepang, Perancis dan sisanya dari China. ITDC Group memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung sirkuit ini akan siap digunakan saat race MotoGP Maret mendatang.
Bersama Kementerian PUPR Kebut Infrastruktur Penunjang Transportasi Menuju Sirkuit
Saat ini, Kementerian PUPR tengah melakukan sejumlah pekerjaan pembangunan di depan Sirkuit yaitu beautifikasi dan pembangunan jalan ruas Kuta – Ruak hingga di depan SPBU Mandalika.
Jalan dari Simpang Sunggung-Sirkuit juga mendapat perbaikan dan beautifikasi karena sebagian besar alur kedatangan, termasuk Pembalap, Logistik dan Penonton, akan menggunakan jalan bypass sampai simpang Sunggung untuk menuju ke Sirkuit.
“Selama tiga hari penyelenggaraan MotoGP akan sangat sibuk, baik itu flow of traffic ataupun flow of travel. Diperkirakan ada sekitar 180 ribu penonton dalam tiga hari, sehingga benar-benar perlu dipersiapkan infrastruktur penunjang transportasi maupun manajemen lalu lintas yang bagus sehingga alur penonton, pembalap, logistik tim beserta kru dapat berjalan dengan lancar,” terang Abdulbar M. Mansoer.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Kejuaraan Beregu Asia 2026: Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
-
Datangkan Pemain Jempolan, Kesatria Bengawan Solo Pasang Target Tinggi di IBL 2026
-
Avan Seputra Ingin Bawa Pengalaman Juara di Kesatria Bengawan Solo
-
Presiden Pelita Jaya Jakarta Ungkap Wacana Pembangunan Stadion Sendiri
-
Atlet Lari Indonesia akan TC ke Kenya sebagai Persiapan Asian Games 2026
-
Martina Ayu Pratiwi Diguyur Bonus Rp3,4 Miliar usai Raih 7 Medali SEA Games, Jumlah Terbanyak
-
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dapat Tawaran Naturalisasi Negara Lain, Iming-iming Menggiurkan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: JPE Tandang Electric, Bandung bjb Hadapi Livin Mandiri
-
Hadapi Anak Asuh Herry IP Lagi, Sabar/Reza Tetap Waspada Meski Unggul Rekor Pertemuan
-
Jadwal Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Siap Tempur, Sabar/Reza Jumpa Anak Asuh Herry IP