Suara.com - Tim karate Indonesia berhasil menambah satu medali emas dan empat perak SEA Games 2021 pada pertandingan hari kedua di Pusat Olahraga Provinsi Ninh Binh, Vietnam, Kamis.
Medali emas dipersembahkan Cok Istri Agung S pada nomor kumite -55 Kg putri yang mengalahkan wakil Thailand Namkhao Penpisut dengan skor 2-0.
“Sebenarnya yang berat itu saat saya tanding di semifinal karena ketemu lawan waktu di final SEAKF sebulan lalu dan saya kalah. Tapi saya tekad di SEA Games ini harus balas dan saya buktikan,” kata atlet yang akrab dipanggil Coki ini seperti dimuat Antara.
Bagi Coki ini medali emas kedua di ajang SEA Games karena sebelumnya juga mempersembahkan emas pada SEA Games 2017.
Sementara medali perak diraih Ceyco Georgia H pada nomor kumite -68 Kg putri setelah dikalahkan atlet tuan rumah Vietnam No Thi Thu Hien dengan skor 5-1.
Pertandingan antara dua karateka ini berlangsung alot, Ceyco hingga 40 detik berakhirnya pertandingan masih tertinggal 1-2.
Namun di pengujung waktu, atlet tuan rumah tampil agresif sehingga pertandingan berakhir skor 5-1.
Medali perak kedua disumbangkan Ignatius Joshua Kandou pada nomor kumite -75 Kg putra yang dikalahkan wakil Malaysia, Raghonathan Sharmendran dengan skor 1-3.
Medali perak berikutnya dipersembahkan Dessynta pada nomor kumite +68 Kg setelah di final dikalahkan atlet Vietnam Bui Thi Thao dengan skor 1-0.
Pertandingan Dessynta ini cukup dramatis. Sepanjang pertandingan kedua pemain tampil bertahan dengan minim jual beli serangan.
Hingga pengujung waktu, skor pertandingan masih 0-0, namun lima detik menuju berakhir, atlet Vietnam Bui Thi Thao mengambil inisiatif untuk menyerang. Sontak aksi ini membuat Dessynta merespon dengan balik membalas pukulan. Wasit pun menghentikan pertandingan saat waktu tersisa 1 detik.
Kedua atlet sama meminta wasit untuk menonton Video Assistant Referee (VAR), dan yang disetujui permintaannya dari Vietnam.
Setelah menunggu beberapa saat diputuskan satu angka diberikan ke atlet tuan rumah sehingga laga itu berakhir 1-0 untuk Vietnam. Dan untuk ketiga kalinya, atlet Indonesia harus merelakan medali emasnya sehingga total mengemas empat medali perak pada hari kedua ini.
“Saya sedih tidak dapat mempersembahkan emas, ada rasa penyesalan kenapa saya tidak serang dari awal. Tapi saya masih punya kesempatan karena akan turun di kumite beregu besok,” kata dia.
Hanya satu karateka Indonesia yang gagal menyumbangkan medali pada hari ini yakni Claudio F. Nenobesi pada nomor kumite -84 Kg, setelah dikalahkan wakil Filipina Agustin Ivan Chistopher Chanco dengan skor 13-4 pada perebutan medali perunggu.
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
Resmi Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Keturunan Mana?
-
Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026