Suara.com - Tim tenis beregu putra Indonesia akan berhadapan dengan Vietnam dalam partai tandang laga playoff Piala Davis Grup II 2023, setelah Federasi Tenis Internasional (ITF) merilis undian di markas besarnya London, Selasa (20/9/2022) waktu setempat.
Setelah terbang ke benua Eropa untuk bertemu Polandia dalam babak pertama Piala Davis 2022 Grup II Dunia, yang dimenangi oleh tuan rumah pekan lalu, tim Merah Putih harus melakoni playoff untuk bisa bertahan di Grup II.
Kali ini tim Piala Davis Indonesia tak harus berpergian jauh. Mereka akan menjalani duel sesama negara Asia Tenggara untuk menghadapi tuan rumah Vietnam pada 3-4 atau 4-5 Februari 2023.
Menurut catatan Tenis Indonesia, kedua negara telah bertemu dua kali di ajang tertinggi tenis beregu putra dunia itu. Keduanya dimenangi Vietnam termasuk di partai kandang 2016 yang berlangsung di Stadion Tenis Manahan, Solo, 2-3.
Pada saat itu, Christopher Rungkat menyumbang dua angka kemenangan dari sektor tunggal, namun kalah di ganda. Di partai terakhir yang menentukan, Aditya Hari Sasongko tak mampu menghentikan Thien Nguyen Hoang.
Di luar Piala Davis, Indonesia mampu mengalahkan Vietnam pada babak pertama beregu putra SEA Games di Hanaka Paris Ocean Park, Bac Ninh, Vietnam, pada Mei 2022. Christo unggul di tunggal dan ganda bersama Muhammad Rifqi Fitriadi, 2-1.
Setelah kalah dengan skor 0-5 dari Polandia pekan lalu, Indonesia bergabung dengan negara yang kalah di babak pertama dan 12 tim promosi dari Grup III Zona Asia, Eropa, dan Amerika, untuk melakoni playoff agar bisa bertahan di Grup II.
Playoff Piala Davis Grup II 2023 akan berformat lima partai, terdiri dari empat tunggal dan satu ganda.
Belum diketahui siapa yang akan bertanding dalam laga melawan Vietnam untuk menghadang andalan utama Vietnam, Nam Hoang Ly, dan kawan-kawan.
Baca Juga: Piala Davis: Carlos Alcaraz Bawa Spanyol ke Perempat Final Hadapi Kroasia
Sebagai gambaran, pada pertandingan melawan Polandia, skuad Merah Putih menurunkan lima pemain, tiga di antaranya adalah petenis muda debutan yakni Tegar Abdi Satrio Wibowo, Lucky Candra Kurniawan dan Nathan Anthony Barki. Sisanya ada Rifqi dan Christo. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Percaya Diri Tinggi, Christopher Rungkat Ingin Perpanjang Hattrick Emas SEA Games
-
Turun di Nomor Ganda Putra, Christopher Rungkat Duet dengan Rifqi Fitriadi di SEA Games 2025
-
Turun di Nomor Ganda Putra, Christopher Rungkat Duet dengan Rifqi Fitriadi di SEA Games 2025
-
Menpora: ITF M15 dan M25 Bali Jadi Pemanasan SEA Games 2025
-
Minta Tipping Fee Diturunkan Depan Zulhas dan Pratikno, Pramono Mau Lanjutkan ITF Sunter?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric: Megawati Hangestri Pede Menang di Kandang
-
Daftar Tokoh Olahraga yang Terseret Epstein Files: Dari Bos Chelsea hingga Pebasket NBA
-
Baru Dipasangkan, Rian/Rahmat Masih Cari Pola Permainan di BATC 2026
-
Indonesia Awali BATC 2026 dengan Kemenangan Telak 5-0 atas Myanmar
-
Run & Chill Festival 2026 Hadirkan Pengalaman Fun Run dan Festival Keluarga
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Banyak Pesaing, CEO Aprilia Racing Girang Bisa Perpanjang Kontrak Marco Bezzecchi
-
Marco Bezzecchi Resmi Perpanjang Kontrak dengan Aprilia Racing hingga 2027
-
Satu Tahun Absen, Ester Nurumi 'Comeback' di Kejuaraan Asia Beregu 2026
-
Janice Tjen Cetak Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Kedua yang Tembus Top 50 Dunia