Suara.com - Juara dunia MotoGP dua kali, Francesco Bagnaia, kembali menunjukkan dominasinya dengan memecahkan rekor lap di Sirkuit Red Bull Ring pada sesi latihan bebas MotoGP Austria 2024.
Pembalap Ducati Lenovo ini berhasil mengungguli para pesaingnya dengan catatan waktu yang mengesankan, 1 menit 28,508 detik.
Bagnaia mengaku sangat nyaman dengan motor Desmosedici GP-nya di sirkuit yang terkenal menantang ini.
Ia berhasil menemukan settingan yang tepat sejak awal sesi latihan dan terus meningkatkan performanya hingga akhir. Rekor lap baru yang ia catat menjadi bukti nyata dominasi Ducati di awal pekan balap ini.
Berbeda dengan Bagnaia, rekan satu timnya, Enea Bastianini, mengalami kesulitan untuk menemukan ritme terbaiknya.
Pembalap Italia ini beberapa kali terjatuh dan harus puas dengan posisi ke-10 di akhir sesi latihan bebas kedua. Meski demikian, Bastianini berhasil lolos langsung ke Q2.
Dominasi Ducati di sesi latihan bebas ini semakin memperkuat prediksi bahwa mereka akan menjadi favorit juara di MotoGP Austria.
Dengan Bagnaia dan Bastianini yang menunjukkan performa yang kuat, tim asal Italia ini siap untuk melanjutkan tren positif mereka di musim ini.
Setelah sesi latihan bebas, para pembalap akan berlaga di sesi kualifikasi untuk menentukan posisi start pada Sprint Race dan balapan utama.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Berseri-seri Pasca Raih Kemenangan Perdana di Sachsenring
Sprint Race akan digelar pada hari Sabtu (17/8/2024) malam, sementara balapan utama akan berlangsung pada Minggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
ASEAN Para Games 2025: Renang Indonesia Panen Medali Emas, Pecahkan Empat Rekor
-
Profil Timofei Sokolov Outside Hitter Rusia yang Gabung ke Garuda Jaya di Proliga 2026
-
Susi Susanti Puji Terobosan Kemenpora: Seleksi Deputi Kini Terbuka untuk Profesional
-
Profil Nurfendi, Atlet Peraih Medali Emas Pertama Indonesia di ASEAN Para Games 2025
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Indonesia Disambut Meriah di Upacara Pembukaan ASEAN Para Games 2025, Ini Respon Erick Thohir
-
Aldila Sutjiadi Melaju ke Babak Kedua Australian Open, Tumbangkan Petenis Tuan Rumah
-
Indonesia Masters 2026: Ubed Singkirkan Kiran George, Siap Ulangi Memori Manis Lawan Loh Kean Yew
-
Proliga 2026 Seri Bandung: Jakarta Livin Mandiri Tanpa Kepastian Naisya Pratama
-
Debut Manis Dejan/Bernadine! Taktik Jitu Berbuah Tiket 16 Besar Indonesia Masters 2026