- Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke babak kedua All England 2026 setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dengan skor 21-9 dan 21-17.
- Strategi kunci kemenangan Fajar/Fikri adalah bermain sabar dan mengontrol permainan karena kondisi shuttlecock yang berat membuat serangan langsung berisiko menjadi bumerang.
- Selanjutnya, Fajar/Fikri akan menghadapi juniornya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dengan misi membalas kekalahan pada pertemuan sebelumnya di Indonesia Masters 2026.
Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sukses melangkah ke babak kedua All England 2026 berkat penerapan strategi yang matang dan kesabaran tinggi di atas lapangan.
Kemenangan meyakinkan berhasil diraih pasangan baru ini usai menundukkan wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo Ee Yi, dalam laga yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Rabu pagi WIB.
Fajar/Fikri memastikan tiket ke babak 16 besar setelah membungkus kemenangan dua gim langsung dengan skor cukup telak 21-9 dan 21-17.
Kunci kemenangan pasangan Indonesia ini terletak pada kecerdasan mereka dalam membaca kondisi lapangan dan karakteristik shuttlecock yang digunakan dalam turnamen tersebut.
Fajar Alfian mengungkapkan bahwa laju shuttlecock di arena pertandingan terasa agak berat sehingga memaksanya untuk tidak bermain terlalu agresif sejak awal.
"Di pertandingan pertama tadi memang laju shuttlecock agak sedikit berat jadi kalau misalkan langsung menyerang itu jadi bumerang buat kami," ujar Fajar Alfian menjelaskan dalam keterangan tertulis dari PBSI dikutip pada Rabu (4/3/2026).
Fajar menyadari bahwa pasangan Malaysia memiliki pertahanan yang luar biasa bagus, sehingga serangan membabi buta justru akan merugikan diri sendiri.
Oleh karena itu, strategi yang diterapkan adalah lebih banyak mengontrol permainan dengan tempo yang rileks dan tidak terburu-buru untuk mematikan lawan.
"Kami lebih banyak mengontrol permainan, lebih bermain rileks, enjoy dan tidak terburu-buru," tambah Fajar mengenai kunci sukses meredam Ong/Teo.
Baca Juga: Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
Strategi tersebut terbukti ampuh, terlihat dari dominasi total mereka di gim pertama yang mampu unggul jauh 16-8 sebelum menutupnya dengan skor 21-9.
Pada gim kedua, Fajar/Fikri sempat tancap gas dengan keunggulan 6-0 dan memimpin jauh 14-7 di pertengahan laga.
Meskipun lawan sempat bangkit dan menyamakan kedudukan lewat permainan terbuka, ketenangan Fajar/Fikri di poin-poin kritis berhasil mengamankan kemenangan 21-17.
Muhammad Shohibul Fikri mengakui bahwa pertandingan berjalan cukup alot terutama ketika terjadi reli-reli panjang akibat kondisi bola yang berat.
"Memang bola juga kadang agak berat bila terjadi reli, dan mereka pun pasangan yang sangat bagus tapi kami tadi bisa menguasai di lapangan," kata Fikri.
Bagi Fikri, kemenangan ini terasa spesial karena merupakan debutnya bermain di All England berpasangan dengan Fajar Alfian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas