- Tim bulu tangkis Indonesia menjalani latihan resmi di Forum Horsens, Denmark, pada Rabu menjelang Piala Thomas & Uber 2026.
- Para pemain fokus beradaptasi dengan kecepatan laju shuttlecock serta kondisi arena pertandingan yang tergolong cukup ideal dan nyaman.
- Arena berkapasitas 4.000 penonton yang cenderung kecil diprediksi menciptakan atmosfer padat untuk meningkatkan motivasi atlet melalui dukungan suporter.
Suara.com - Tim bulu tangkis Indonesia langsung menghadapi tantangan teknis saat menjalani latihan resmi di Forum Horsens, Denmark, menjelang Piala Thomas & Uber 2026, Rabu.
Karakter shuttlecock yang cenderung melaju cepat menjadi perhatian utama para pemain. Dengan waktu latihan yang terbatas, skuad Merah Putih memprioritaskan adaptasi terhadap kecepatan bola serta kondisi arena.
“Hari ini coba lapangan hanya sebentar, tapi langsung terasa bolanya agak kencang. Itu yang harus cepat kami adaptasi,” ujar Rachel Allessya Rose dalam keterangan resmi PP PBSI.
Pasangannya, Febi Setianingrum, menilai kondisi lapangan cukup ideal.
“Dari lapangan normal, tidak silau dan angin juga tidak terlalu ada,” kata Febi.
Selain faktor teknis, ukuran arena yang relatif kecil dengan kapasitas sekitar 4.000 penonton juga menjadi perhatian. Kondisi ini diperkirakan akan menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih padat.
“Arenanya kecil, jadi dukungan suporter bisa lebih terdengar dan itu bisa menambah motivasi kami,” tuturnya menambahkan.
Skuad Merah Putih tergabung di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia.
Tim Uber Indonesia dijadwalkan menghadapi Kanada pada 25 April pukul 17.00 WIB, kemudian melawan Australia pada 26 April pukul 23.30 WIB, sebelum menjalani laga terakhir fase grup menghadapi Taiwan pada 28 April pukul 15.00 WIB.
Baca Juga: Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
(Antara)
Berita Terkait
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
-
Jadi Kapten Tim Uber, Putri KW Optimis Indonesia Bisa Berbicara Banyak
-
PBSI Lepas Tim Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2026: Nikmati Setiap Pertandingan!
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Pelatih Jakarta Garuda Jaya Ungkap Kunci Kemenangan atas Samator
-
Jakarta Electric PLN Paksa Laga Penentuan, Tumbangkan Popsivo 3-2
-
Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
-
Fokus Adaptasi, Tim Indonesia Mulai Jajal Lapangan Forum Horsens Malam Ini
-
Popsivo Polwan Bungkam Electric PLN 3-0, Selangkah Lagi Rebut Posisi Ketiga Proliga 2026
-
Legenda Kempo Indra Kartasasmita Tutup Usia, KONI Sampaikan Duka Mendalam
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia Bola Basket Putri 2026, 16 Tim Siap Bertarung
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi