/
Sabtu, 27 Agustus 2022 | 09:55 WIB
Tessa Wijaya pendiri starup unicorn Xendit asal Sukabumi. (Xendit via Bloomberg)

Sukabumi.suara.com – Perusahaan startup Indonesia sedang berkembang pesat, hal itu terbukti dari banyaknya startup tanah air berstatus unicorn yang populer di kasawan Asia Tenggara. Dari sekian banyak startup unicorn yang dimaksud, ternyata ada satu startup yang didirikan oleh perempuan asli Sukabumi, yakni Xendit.

Istimewanya lagi, pendiri Xendit jadi perempuan pertama yang memimpin startup berstatus unicorn di Indonesia, yakni Tessa Wijaya.

Untuk diketahui, Xendit sendiri adalah startup fintech yang bergerak di bidang payment gateway penyedia infrastruktur dan sistem untuk berbagai saluran pembayaran online agar lebih sederhana.

Resmi berstatus unicorn pada September 2021 lalu, kini perusahaan tersebut sudah memiliki valuasi mencapai 1 miliar dolar AS.

Siapa sebenarnya sosok Tessa Wijaya?

Di Xendit, Tessa berperan sebagai co-Founder sekaligus Chief Operating Officer (COO). Mengutip Sukabumiupdate.com yang merupakan salah satu jaringan Suara.com, Tessa mengakui bahwa dirinya memang lahir dan sempat besar di Sukabumi.

"Iya bener saya lahir dan tinggal di sana (Sukabumi) sampai umur 7 tahun," ujar Tessa.

Lebih lanjut, ia juga mengungkap bahwa masih sering berlibur ke destinasi wisata alam yang ada di Sukabumi.

"Saya tinggal di kota (Sukabumi), kebetulan seneng main ke Cimaja (surfing)," tambahnya lagi.

Baca Juga: Lakukan 5 Hal Sederhana Ini Setiap Bangun Tidur, Manfaatnya Bagi Tubuh Luar Biasa!

Menilik perjalanan kariernya, Tessa pernah bekerja sebagai Corporate Development Officer di PT Tirta Cisadane, kemudian menjadi Business Development Analyst di sebuah perusahaan investasi, dan pernah juga bekerja di perusahaan keuangan asal Jepang, sebelum akhirna mendirikan Xendit.

Berkat kepiawaiannya di bidang bisnis, Tessa Wijaya bahkan masuk dalam daftar Pebisnis Perempuan Paling Berpengaruh di Asia tahun 2021, versi majalah Forbes, keren!

Load More