Sukabumi.suara.com – Perusahaan startup Indonesia sedang berkembang pesat, hal itu terbukti dari banyaknya startup tanah air berstatus unicorn yang populer di kasawan Asia Tenggara. Dari sekian banyak startup unicorn yang dimaksud, ternyata ada satu startup yang didirikan oleh perempuan asli Sukabumi, yakni Xendit.
Istimewanya lagi, pendiri Xendit jadi perempuan pertama yang memimpin startup berstatus unicorn di Indonesia, yakni Tessa Wijaya.
Untuk diketahui, Xendit sendiri adalah startup fintech yang bergerak di bidang payment gateway penyedia infrastruktur dan sistem untuk berbagai saluran pembayaran online agar lebih sederhana.
Resmi berstatus unicorn pada September 2021 lalu, kini perusahaan tersebut sudah memiliki valuasi mencapai 1 miliar dolar AS.
Siapa sebenarnya sosok Tessa Wijaya?
Di Xendit, Tessa berperan sebagai co-Founder sekaligus Chief Operating Officer (COO). Mengutip Sukabumiupdate.com yang merupakan salah satu jaringan Suara.com, Tessa mengakui bahwa dirinya memang lahir dan sempat besar di Sukabumi.
"Iya bener saya lahir dan tinggal di sana (Sukabumi) sampai umur 7 tahun," ujar Tessa.
Lebih lanjut, ia juga mengungkap bahwa masih sering berlibur ke destinasi wisata alam yang ada di Sukabumi.
"Saya tinggal di kota (Sukabumi), kebetulan seneng main ke Cimaja (surfing)," tambahnya lagi.
Baca Juga: Lakukan 5 Hal Sederhana Ini Setiap Bangun Tidur, Manfaatnya Bagi Tubuh Luar Biasa!
Menilik perjalanan kariernya, Tessa pernah bekerja sebagai Corporate Development Officer di PT Tirta Cisadane, kemudian menjadi Business Development Analyst di sebuah perusahaan investasi, dan pernah juga bekerja di perusahaan keuangan asal Jepang, sebelum akhirna mendirikan Xendit.
Berkat kepiawaiannya di bidang bisnis, Tessa Wijaya bahkan masuk dalam daftar Pebisnis Perempuan Paling Berpengaruh di Asia tahun 2021, versi majalah Forbes, keren!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'