Sukabumi.suara.com – Seto Mulyadi atau yang lebih akrab dikenal sebagai Kak Seto, akhirnya bersuara soal tuduhan pilih kasih karena membela anak dari orang penting yang belakangan ini dialamatkan padanya.
Hal tersebut Kak Seto ungkap saat menghadiri program Kompas TV baru-baru ini. Ia berdalih, jika pembelaan yang dilakukan terhadap Putri Candrawathi juga dilakukan kepada orang lain yang memiliki kondisi serupa.
"Bukan hanya ke PC (Putri Candrawathi) saja tapi ke ibu-ibu lainnya," ungkap Kak Seto.
Lebih detail, Kak Seto memastikan jika sebelumnya ia sudah sering membantu kalangan ibu-ibu yang berurusan dengan penegakan hukum, tapi memiliki anak yang masih kecil atau berusia bayi.
"Menyadari banyak ibu-ibu seperti ibu PC yang punya bayi dan berhadapan dengan hukum dan sebagainya. Saya menghadapi sudah menghadapi itu beberapa kali. Saya ingat sudah lima atau enam kasus semacam itu," jelasnya lagi.
Dalam kesempatan yang sama, Kak Seto juga mengungkap tidak menyangka jika pernyataan solusinya soal kondisi anak dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dapat mengundang komentar bernada kontroversi dari masyarakat, dan menimbulkan kesalahpahaman.
“Pas ditanya media, saya spontan bilang bayi harus deket dengan ibu, bagaimana caranya? Jadi tahanan rumah atau di lapas tapi ada tempat khusus buat bayi," imbuhnya lagi.
Untuk diketahui, sebelumnya Kak Seto sempat menjadi bahan perbicangan netizen karena dianggap mendukung agar Putri Candrawathi tidak ditahan, atas kasus yang menjeratnya saat ini. Hal tersebut disarankan dengan alasan Putri dan Ferdy Sambo masih memiliki anak bayi berusia 1,5 tahun.
Baca Juga: Warganet Kesal Kak Seto Bela Anak Ferdy Sambo: Sahabat Anak Jenderal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Imbas Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Laga Barcelona di La Liga Resmi Ditunda
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
4 Sepeda Gunung Pacific Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan dengan Frame Alloy
-
Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026
-
Feng Shui Dapur Lebih Tinggi dari Ruang Tamu, Apakah Dianggap Baik atau Buruk?
-
5 Primer untuk Menutupi Pori-Pori Secara Instan, Makeup Jadi Flawless
-
Andi Sudirman: HUT Dekranas ke-46 dan HKG ke-54 Momentum Promosi UMKM Sulsel
-
Perburuan: Harga Sebuah Prinsip Pahlawan yang menjadi Mangsa di Tanah Sendiri
-
4 Tinted Sunscreen Niacinamide Bikin Makeup Natural dan Cerah Bebas Kilap
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG