Sukabumi.suara.com - Tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar memastikan bahwa para penonton bebas menyaksikan negaranya main di Piala Dunia tanpa tes Covid-19.
Hal tersebut dipastikan usai Kementrian Kesehatan Qatar menyatakan bahwa jutaan penonton Piala Dunia tidak memerlukan vaksinasi dan tes Covid-19.
Hal tersebut merupakan salah satu langkah-langkah pelonggaran yang akan resmi di lakukan pada 1 November mendatang.
"Pengunjung tidak lagi diharuskan menunjukkan hasil PCR negatif COVID-19 atau Rapid Antigen Test sebelum melakukan perjalanan ke Qatar," berikut bunyi pernyataan tersebut seperti dikutip AFP.
Bukan hanya penonton Piala Dunia dari luar Qatar saja yang tidak perlu melakukan test COVID-19. Melainkan warga negara Qatar sendiri juga sudah tidak perlu melakukan hal tersebut.
Selain itu jika kemungkinan buruk terjadi seperti ada kasus paparan COVID-19 kembali maka para pemain serta official akan langsung di masukkan kedalam 'gelembung'.
Gelembung yang dimaksud adalah semacam karantina yang tidak memperbolehkan para pemain atau staff yang pernah berhubungan dengan pemain yang terpapar tidak melakukan perjalanan.
Hal ini mencontoh apa yang dilakukan pada turnamen Olimpiade Tokyo beberapa waktu lalu. Turnamen multi event olahraga tersebut terbukti berjalan sukses.
Angka kematian akibat COVID-19 di Qatar sendiri mencapai 684 kasus. Serta 464.223 pasien yang telah dinyatakan sembuh.
Baca Juga: Ada Event Jejepangan, Ayo Berburu Anime Di Dunia Nyata!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Sumsel Siapkan Lompatan Ekonomi Baru lewat Task Force Investasi
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?