/
Rabu, 28 Desember 2022 | 14:48 WIB
Terdakwa Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi di persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat. (Suara.com/M Yasir)

Kemudian ada pula penjelasan penasihat hukum Putri, Febri Diansyah, yang menyebut kesaksian ART Susi dan Kuat untuk mendukung dugaan pelecehan seksual.

Di sisi lain, hingga artikel ini ditulis, tidak ada informasi kredibel mengenai diungkapnya bukti obrolan mesra antara Putri dan Kuat.

Malah kuasa hukum Kuat, Irwan Iriawan, pernah menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki hubungan spesial dengan Putri. Keduanya hanya berhubungan selayaknya ART dan majikan.

KESIMPULAN
Dengan demikian, video unggahan Tanianews itu tidak menunjukkan konten yang sesuai dengan narasinya.

Faktanya tidak ada informasi kredibel soal bukti chat mesra Putri Candrawathi dan Kuat Maruf yang diungkap majelis hakim. Sehingga disimpulkan bahwa video ini bisa dikategorikan sebagai hoaks.

Load More