Suara Sumatera - Acha Septriasa mengalami keguguran. Dirinya sempat mengumumkan kehamilan anak kedua beberapa bulan lalu.
Saat ini Acha harus menerima kenyataan lantaran kehilangan calon buah hatinya. Kabar itu diungkap dalam unggahan di akun Instagram-nya. Pada keterangan unggahan, Acha menyebut mengalami keguguran saat menjalani trimester pertama.
"Berita yang tidak terduga dan mungkin sangat tidak diinginkan adalah; 'kami telah kehilangan kehamilan' pada trimester pertama," tulis Acha dalam bahasa Inggris, dilihat Senin (2/1/2023).
Dirinya mengaku sangat sedih mengetahui hal tersebut. Namun, ia dan sang suami perlahan kembali kuat untuk menerima kenyataan. Acha bahkan berusaha untuk menikmati hidupnya.
"Kami merasa sangat sedih, ada momen refleksi yang besar sampai saat ini, namun kami telah kembali lebih kuat dari sebelumnya sebagai keluarga 3 orang," ujarnya.
"Kekuatan batin saya adalah mengetahui kapan saya harus istirahat, dan bersantai, jangan lupa untuk menjalani hidup....karena saat-saat indah hari ini, adalah pikiran sedih esok hari," sambungnya.
Melansir dari alodokter, penyebab keguguran yang paling umum adalah kelainan kromosom yang membuat bayi tidak berkembang secara normal, atau bahkan terjadi kehamilan kosong (blighted ovum).
Kelainan kromoson bisa terjadi tanpa diduga, atau karena kelainan genetik yang diturunkan dari orang tua. Masalah pada plasenta juga bisa menyebabkan keguguran. Selain itu, ada faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya keguguran seperti:
- Penyakit infeksi, seperti toxoplasmosis, rubella, sifilis, malaria, HIV, gonore, atau sepsis
- Penyakit autoimun, seperti lupus dan sindrom antifosfolipid
- Penyakit kronis, seperti diabetes atau penyakit ginjal
- Gangguan hormon, seperti penyakit tiroid atau PCOS
- Kelainan pada bentuk rahim atau leher rahim
- Penggunaan obat-obatan, seperti obat antiinflamasi nonsteroid, methotrexate, dan retinoid
- Hamil di usia lebih dari 35 tahun
- Riwayat keguguran lebih dari 2 kali
- Pola hidup tidak sehat, seperti kecanduan alkohol, merokok, atau penyalahgunaan NAPZA
- Kekurangan berat badan atau kelebihan berat badan (obesitas)
- Paparan zat beracun dan radiasi tingkat tinggi
- Kondisi yang tidak menyebabkan keguguran
Gejala Keguguran
Tanda atau gejala keguguran yang dialami ibu hamil bisa berbeda-beda. Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing jenis keguguran dan gejalanya:
- Keguguran yang tidak bisa dihindari (abortus insipiens)
Abortus insipiens ditandai dengan perdarahan, kram perut, dan pembukaan jalan lahir. Meski begitu, janin yang luruh belum keluar dari rahim.
- Keguguran tidak lengkap (abortus inkomplit)
Abortus inkomplit ditandai dengan perdarahan berat pada vagina, kram hebat, disertai dengan keluarnya plasenta atau janin yang luruh. Pada keguguran jenis ini, sebagian jaringan atau plasenta masih ada yang tertinggal di rahim.
Tag
Berita Terkait
-
Istri Ustaz Ebit Lew Keguguran: Allah Uji Sebab Sayang
-
Yessy Koar-koar di Media Sosial soal Mahar Sertifikat Rumah, Ryan Dono Ancam Bongkar Aib Masa Pacaran Mereka
-
Ryan Dono Ancam Buka Cerita Hamil di Luar Nikah Jika Yessy 'Sertifikat Rumah' Koar-Koar di Media
-
Amy Qanita Keguguran 3 Kali Saat Menyusui Raffi Ahmad, Bukti Busui Tetap Bisa Hamil? Ini Faktanya!
-
Nagita Slavina Keguguran karena Pijat saat Hamil Muda Sebelum Rayyanza Cipung Lahir: Bolehkah Ibu Hamil Dipijat?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep