/
Selasa, 01 Agustus 2023 | 15:17 WIB
Meriam Puntung di Istana Maimun Medan. (Suara.com/M Aribowo)

Setelah Kerajaan Haru takluk, panglima perang Sultan Aceh bernama Gocah Pahlawan mendirikan kerajaan yang menjadi cikal bakal, Kesultanan Deli.

Akhirnya meriam bekas peperangan dibawa dan menjadi kenang-kenangan perang sekaligus penghormatan.

"Mengapa dia (Meriam Puntung) di sini setelah berdiri Istana Kesultanan Deli, dari tempat perang di Delitua dipindahkan kemari.  Yang menaklukkan ini Panglima perang Sultan Aceh namanya Gocah Pahlawan, beliau inilah cikal bakal sultan Deli yang pertama," cetusnya. 

Tidak ada perawatan khusus terhadap meriam ini, hanya saja tiap 1 Muharram tahun baru Islam, meriam dimandikan dan diberi minyak.

"Ini dulu gak ada rumahnya di depan sana terletak hingga akhirnya dirumahkan," katanya.

Setelah dirumahkan, meriam puntung pernah berpindah sendiri pada tahun 1995 silam.

"Bergeser sejauh 2 meter, semua pintu terkunci, itu kan berat gotongnya ramai-ramai untuk memasukkannya lagi ke dalam rumahnya," katanya.

Load More