Suara.com - Peringatan hari Kemerdekaan RI tak terlepas dari sejarah panjang para pahlawan meraih kemerdekaan RI. Sehingga dalam memperingati hari kemerdekaan, kita tak boleh melupakan sejarah Proklamasi Indonesia.
Secara garis besarnya, sejarah Proklamasi Indonesia diawali dari keinginan pemuda Indonesia untuk segera memerdekakan Indonesia setelah mendengar berita Jepang menyerah paska bom Hiroshima Nagasaki. Pemuda Indonesia mendesak Soekarno Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan RI.
Keinginan para pemuda untuk melepaskan Indonesia dari genggaman kolonialisme tak terbendung pada tahun 1945. Mereka membuat rencana agar Proklamasi Kemerdekaan RI segera dikumandangkan. Pejuang kemerdekaan dari kelompok muda segera memaksa kelompok tua untuk mewujudkan kemerdekaan.
Peristiwa Jepang menyerah kepada sekutu merupakan momen yang memicu para pemuda mendesak kelompok tua. Sampai-sampai mereka membawa kelompok tua, Soekarno Hatta ke Rengasdengklok untuk menyusun teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Kabar baiknya, Bung Karno dan Bung Hatta memiliki pandangan yang sama ketika anak-anak muda menculik mereka ke Rengasdengklok. Para pemuda mengancam akan mengangkat senjata jika Proklamasi Kemerdekaan tidak segera dilaksanakan. Karena rencana ini, Bung Hatta Hatta mengatakan kebebasan tidak harus mengangkat senjata.
Jepang sebelumnya telah menjanjikan kemerdekaan. Jadi, tidak ada salahnya jika Indonesia segera melaksanakan proklamasi kemerdekaan. Oleh karena itu, kelompok tua dan muda sepakat untuk merumuskan proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Sejarah Proklamasi Indonesia tidak akan mencapai momentumnya jika seorang pejabat militer Jepang tidak membantu Kelompok muda dan tua Indonesia menyusun naskah Proklamasi. Pejabat militer yang pro-Indonesia itu bernama Laksamana Meida.
Dia mempersilahkan rumahnya sebagai tempat menyusun naskah Proklamasi. Dengan demikian, keamanan para pejuang selama menyusun naskah proklamasi terjamin. Setelah teks proklamasi selesai disusun, semua orang sepakat untuk membacakan Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945.
Bunyi teks proklamasi kemerdekaan RI adalah sebagai berikut.
PROKLAMASI Kami bangsa Indonesia, dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja. Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen '05 Atas nama bangsa Indonesia.
Baca Juga: Siapa Pemilik Rumah Proklamasi Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56?
Soekarno/Hatta.
Rumah Laksamana Tadashi Maeda saat ini sudah disahkan menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi.
Demikian itu sejarah proklamasi Indonesia secara singkat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Kantor MUI Ditembaki Orang Tak Dikenal, Kaca Berserakan dan Dipasangi Garis Polisi
-
Melihat Kios PKL di Kawasan Tugu Proklamasi yang Makin Rapi
-
Video Viral Sejumlah Pengendara Marah Disetop Polisi untuk Peringati Proklamasi: Whats The Meaning Ini?
-
Diberhentikan untuk Hormati Detik-detik Proklamasi, Para Pengendara Ini Malah Tak Terima, Warganet: Coret dari WNI
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
6 Fakta Tragis Siswa SMP di Siak Tewas Saat Ujian IPA, Senapan Rakitan Mendadak Meledak
-
Studi: Panas Kendaraan Naikkan Suhu Kota Hingga 0,35 Derajat Celsius
-
6 Kali Sumbang Kas Negara, Satgas PKH Selamatkan Aset Rp 371 Triliun Sejak Awal Dibentuk
-
Reaksi Israel Usai Disebut Kutukan Kemanusiaan Oleh Menhan Pakistan
-
Gara-Gara Barang Tertinggal, Penumpang Tahan Pintu Whoosh hingga Kereta Telat Berangkat
-
ASN Jakarta Tetap Layani Publik Meski Ada WFH, Pramono Anung: Kepentingan Masyarakat yang Utama
-
Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota untuk Magang Nasional 2026
-
Ogah Kecolongan Seperti Riza Chalid! Ini Strategi Kejagung Gembok Samin Tan Sebelum Sasar Pejabat
-
Kejagung Masih Buru Riza Chalid, Jampidsus: Jangan Dibuka Keberadaannya, Nanti Kabur Lagi
-
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang Bandel: Mereka Meludahi Pengorbanan Pahlawan!