Suara Sumatera - Provinsi Riau berbudaya Melayu yang identik dengan Islam. Sejumlah masjid bersejarah masih kokoh berdiri.
Bahkan, bangunan-bangunan di daerah berjuluk Bumi Lancang Kuning tersebut ada yang berusia ratusan tahun dan menjadi destinasi wisata religi wisatawan mancanegara.
Berikut ini merupakan tiga masjid yang jadi wisata religi Riau:
Masjid Raya Senapelan
Masjid bersejarah di Riau ini awalnya bernama Mesjid Senapelan. Masjid tersebut oleh Sultan Abdul Jalil Muazzam Syah (1766-1780), Raja ke-4 Kerajaan Siak Sri Indrapura sekitar 1762 M.
Masjid Raya Senapelan Pekanbaru bergaya arsitektur Melayu. Dipengaruhi oleh arsitektur Timur Tengah dengan dominasi warna kuning sebagai ciri khas warna Melayu.
Masjid ini merupakan situs cagar budaya berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 209/M/2017 Tentang Status Bangunan Cagar Budaya Masjid Raya Pekanbaru.
Di kawasan masjid terdapat beberapa objek, yakni bekas tapak masjid yang pertama kali dibangun, sumur tua, Makam Marhum Pekan dan Makam Marhum Bukit. Lokasinya, berada di Jalan Masjid, Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.
Keberadaan Masjid Raya Pekanbaru cukup strategis. Apabila diakses dari segala penjuru Kota Pekanbaru berada di pusat kota. Namun, saat ini bangunan Cagar Budaya Masjid Raya Pekanbaru telah mengalami perubahan yang signifikan. Sehingga sudah tidak terlihat lagi bentuk aslinya.
Masjid Syahabuddin
Masjid Syahabuddin Siak berdiri kokoh sejak tahun 1926 Masehi, pada masa kepemimpinan Sultan Al Said Al Kasyim Abdul Jalil Saifuddin.
Baca Juga: Sosok Sheikh Assim Al Hakeem, Ulama Viral dari Arab Saudi Ternyata Berdarah Indonesia
Masjid Syahabuddin termasuk warisan budaya. Arsitekturnya perpaduan antara Melayu dan Timur Tengah (Turki). Diriwayatkan bahwa masjid ini berusia lebih dari setengah abad.
Keberadaannya saat ini dikenal oleh wisatawan mancanegara (wisman) khususnya dari negeri jiran Singapura dan Malaysia.
Tersiar kabar bahwa nama Masjid Syahabuddin melambangkan Sultan sebagai Pemimpin Kerajaan dan Agama. Bukti sejarah masa lampau Kerajaan Siak sangat terasa di masjid ini.
Warisan peninggalan Sultan Siak itu, berada di Jalan Sultan Ismail, Kampung Dalam, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, tepatnya di tepian Sungai Siak. Jarak tempuh dari Kota Pekanbaru yakni 108 kilometer atau sekitar 2 jam lebih dengan berkendara roda empat.
Bangunan masjid ini dimiliki Pemkab Siak yang dikelola bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatra Barat.
Lokasi masjid dekat dengan Istana Siak Sri Indrapura dan bersebelahan dengan makam Sultan Siak dan Balai Kerapatan Adat Siak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Event Offroad Legendaris Camel Trophy Hadir Kembali di Kalimantan Tribute
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya
-
Laba Emiten Hary Tanoe Terbang 140 Persen
-
Bobby Nasution Mediasi Masalah Lahan SMAN 5 Pematangsiantar
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Picu Kontroversi, Alasan di Balik Unggahan Foto Donald Trump Bergaya Mirip Yesus