Suara Sumatera - Layanan perjalanan Kereta Api (KA) Perintis Datuk Belambangan diberhentikan untuk sementara terhitung per 1 September 2023.
Pemberhentian sementara layanan perjalanan KA Datuk Perintis Belambangan ini disebabkan karena alasan operasional, dan masih dilakukan evaluasi berkelanjutan bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan Kementerian Perhubungan RI.
"PT KAI Divre I SU bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan Kementerian Perhubungan RI memohon maaf sebesar-besarnya kepada para pelanggan atas pemberhentian sementara layanan perjalanan KA Perintis Datuk Belambangan," kata Manager Humas Divre I Sumut Anwar Solikhin melansir dari Antara, Rabu (20/9/2023).
"Saat ini operasional KA Datuk Belambangan masih dalam evaluasi, dan untuk waktu kembali dioperasikannya akan kami infokan lebih lanjut," sambungnya.
KA Perintis Datuk Belambangan pertama kali resmi beroperasi pada Desember 2022, dan melayani perjalanan KA dengan relasi Stasiun Tebing Tinggi-Stasiun Lalang (PP) dengan total jarak tempuh perjalanan sekitar 35 kilometer.
Kereta api ini menggunakan rangkaian Ekonomi Premium dan mempunyai kapasitas tempat duduk sebanyak 240 seat. Adapun stasiun yang dilewati KA Datuk Belambangan antara lain Stasiun Tebing Tinggi- Laut Tador-Bandar Tinggi-Tanjung Gading-Lalang.
Dengan beroperasinya KA Datuk Belambangan ini maka Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan DJKA telah membangun dua stasiun baru, yakni Tanjung Gading dan Lalang.
Berita Terkait
-
5 Destiansi Wisata Jaraknya Tak Sampai 10 KM dari Stasiun Kereta Api: Ada yang Bisa Diakses Jalan Kaki
-
Bus Tanpa Awak Bakal Jadi Transportasi di IKN Nusantara
-
Cara Daftar Uji Coba Kereta Api Cepat, Mulai Hari Ini!
-
Breaking News! Anak Sekolah Tertemper Kereta Api di Stasiun Kranji
-
Era Baru Transportasi, Masyarakat Dikenalkan dengan Teknologi Kereta Api Kecepatan Tinggi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Desain Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim
-
Menuju Pekan ke-34 BRI Super League: Umuh Muchtar Minta Penggawa Persib Rem Euforia
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand: Babak Belur di Piala Asia 2027?
-
Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Pesan di Balik Kemesraan Baru Moskow-Beijing yang Diklaim 'Tak Cari Musuh'
-
Besok Prabowo Hadiri Sidang Paripurna DPR, Ini Agendanya
-
Dilema Finansial Perempuan: Gaji Tak Seberapa, Ekspektasi Setinggi Langit
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua