SuaraSumedang.id - Penyidik Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah menetapkan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J alias Nopriansyah Yosua Hutabarat.
Putri pun dijerat menggunakan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Putri diancam dengan hukuman mati atau pidana kurungan paling lama 20 tahun.
Namun, polisi tak kunjung menahan Putri. Polri mengungkapkan alasan belum menahan Putri karena istri mantan Kadiv Propam Polri itu, berdalih sakit.
Hal itupun mengundang tanda tanya dan kekhawatiran karena nantinya tersangka pembunuhan berencana itu akan bermanuver semisal mengamankan bahkan menghilangkan barang bukti.
Menanggapi kekhawatiran itu, Anggota Komisi III DPR Ahma Ali menyebut kekhawatiran itu menjadi hal yang wajar mengingat jeratan yang diancamkan kepada Putri cukup berat. Putri diancam hukuman mati atau kurungan penjara maksimal 20 tahun.
"Kalau melihat pasal yang dikenakan penyidik sangat berat sehingga wajar kalau ada kekhawatiran publik, bahwa tersangka akan menghilang barang bukti dan lain-lain," kata Ali kepada wartawan, Jumat (19/8/2022), melansir dari Suara.com.
Lebih jauh, Ali tak banyak komentar terkait alasan kenapa Putri tak kunjung ditahan. Menurutnya, hal itu menjadi wewenang penyidik.
"Tentu belum ditahannya tersangka, penyidik punya alasan yang substantif. Tapi saya yakin pada akhirnya tersangka akan ditahan," ujarnya.
Meski begitu, Ali mengaku mendukung langkah yang dilakukan penyidik dengan menetapkan Putri sebagai tersangka kasus kematian Brigadir J.
Baca Juga: Digugat Ayah Atta Halilintar soal Merek Gen Halilintar, Ini Respons Kemenkumham
"Mendukung," kata Ali, singkat.
Ali mengatakan penetapan Putri sebagai tersangka itu dengan landasan adanya bukti yang kuat. Minimal ada dua alat bukti yang cukup kuat bagi penyidik untuk menetapkan seseorang yang diduga terlibat dalam sebuah kasus menjadi tersangka.
"Tentunya itu berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi yang didapat oleh penyidik," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Putri Candrawathi Mulai Awal Kasus Hingga Ditetapkan Jadi Tersangka
-
Ini Reaksi Pengacara Putri Candrawathi Setelah Kliennya Ditetapkan Menjadi Tersangka
-
CCTV Alat Bukti Penetapan Putri Candrawathi Sebagai Tersangka akan Diminta Komnas HAM untuk Lengkapi Laporan
-
Akhirnya, CCTV Sesaat Sebelum Pembunuhan Brigadir J Ditemukan
-
Tim Khusus Polri Belum Putuskan Status Penahanan Putri Candrawathi, Alasan Masih Sakit
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan