SuaraSumedang.id - Pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J akan dilanjutkan Rabu (31/8).
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan, pemeriksaan istri Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J dihentikan Jumat malam.
"Untuk pemeriksaan saudari PC pada malam hari ini (Jumat) dihentikan karena sudah terlalu malam," ujar Dedi.
Putri Candrawathi menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri tercatat selama 12 jam sejak pukul 10.50 WIB pagi.
Menurut Dedi, pemeriksaan Putri Candrawathi selanjutnya dijadwalkan akan berlangsung Rabu (31/8/2022).
"Pemeriksaan masih akan dilanjutkan, jadi masih belum cukup. Selanjutnya konfrontir pada hari Rabu tanggal 31 Agustus mendatang," kata dia
Diberitakan sebelumnya, istri Ferdy Sambo telah selesai menjalani pemeriksaan sebagai tersangkan dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J di Bareskrim Polri.
Pada pemeriksaan itu, penyidik memberikan sebanyak 80 pertanyaan kepada Putri Candrawathi.
Hal ini disampaikan oleh pengacara Putri, Arman Haris. "Kurang lebih ada 80-an (pertanyaan)," kata Arman.
Baca Juga: Alchemy of Souls Season 2 Tayang Bulan Desember
Lalu, Arman mengatakan, jika kliennya tetap mengaku sebagai korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan Brigadir J.
"Ibu PC juga menjelaskan dalam pemeriksaan bahwa beliau adalah korban tindakan asusila atau kekerasan seksual dalam perkara ini, itu dalam BAP disampaikan seperti itu. Dan keterangan klien kami juga sudah dicatat oleh penyidik dalam BAP itu," katanya.
Tak hanya itu, Arman menyebut, Putri Candrawathi turut menjelaskan mengenai perannya dalam perkara tersebut.
Dalam pemeriksaan itu, Ibu PC membantah terlibat dalam skenario pembunuhan berencana Brigadir J yang dirancang suaminya.
"Secara konsisten juga klien kami Ibu PC telah menjawab di seluruh pertanyaan dalam BAP termasuk dugaan yang disangkakan kepada Ibu PC, peran Ibu PC sebagaimana yang disangkakan kepada klien kami."
"Berdasarkan klien kami dalam BAP tersebut dugaan itu tidaklah akurat. Dan sudah dijelaskan klien kami secara konstruktif kepada penyidik," papar Arman.
Sumber:Suara.com
Berita Terkait
-
Mengerikan! Ustaz Abdul Somad Unggah Doa Habib Rizieq: Semoga Allah SWT Menghancurkan Sehancur-hancurnya Para Pelaku Pembantaian Tragedi KM 50
-
Semua Tersangka Pembunuhan Brigadir J Bakal Dihadirkan Dalam Rekonstruksi TKP Duren Tiga 30 Agustus Nanti
-
Dicecar 80 Pertanyaan, Putri Candrawathi Berkukuh Dugaan Polisi Tak Akurat
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kalah Dramatis dari Argentina, Pelatih Mesir: Francois Letexier Rugikan The Pharaohs
-
Ulasan Taktik Cerdas Lionel Scaloni: Perubahan Berani di Babak Kedua Jadi Kunci
-
Presiden Argentina Histeris Lihat Comeback Dramatis Lionel Messi Cs
-
Lionel Scaloni Ungkap Dua M yang Bikin Argentina Comeback Kalahkan Mesir
-
Wanita yang Buat Kevin De Bruyne dan Courtois Tak Saling Sapa Lebih dari Satu Dekade
-
Hanya 1 Pemain Brasil yang Berani Pulang Kampung Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Tuding Argentina Menang Dibantu Wasit Francois Letexier, Pemain Mesir Bawa-bawa Tuhan
-
PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik
-
Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir
-
Tampang Wakil Rakyat yang Lontarkan Serangan Rasis ke Kylian Mbappe