SuaraSumedang.id - Sore ini, Kamis (6/10/2022), Polri bakal mengumumkan tersangka dalam perkara Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter Arema FC (Aremania) pada Sabtu (1/10/2022), malam.
Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo menjelaskan hingga kini tim investigasi tengah melakukan pendalaman sebelum menetapkan tersangka kasus kerusuhan maut di stadion Kanjuruhan, Malang.
"Tim investigasi menerapkan unsur kehati-hatian dan kecermatan sebelum menetapkan tersangka. Pendalaman-pendalaman harus dilakukan tim. Insya Allah nanti sore akan kami sampaikan progres dari tim investigasi (Penetapan Tersangka)," ucap Dedi, Kamis (6/10/2022), melansir Suara.com.
Menurut dia, tim investigasi sudah memeriksa 31 anggota Polri terkait kasus tersebut. Ia menjelaskan pemeriksaan masih intens dilakukan hingga hari ini.
"Tim investigasi dari Propam maupun Irwasum, juga tim sidik gabungan dari Bareskrim maupun Polda Jatim sedang melakukan pendalaman, selesai itu baru bisa disampaikan update perkembangannya," katanya.
Menurutnya, keterangan berhasil dikumpulkan dari 35 saksi dan kini masih dalam proses pendalaman. Hasil investigasi sementara sudah dilaporkan ke Wakapolri.
"Para saksi berjumlah 35 orang, baik internal yang ikut dalam pengamanan. Maupun saksi dari eksternal," bebernya.
Dedi mengatakan tim investigasi sudah bergerak cepat melakukan tugas yang dititahkan Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar kasus tersebut bisa segera diselesaikan.
"Tim telah diinstruksikan untuk bekerja cepat sesuai arahan presiden," imbuhnya. (Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Bonek Deklarasikan Perdamaian dengan Aremania
-
Aksi Gantung Syal Aremania: Pensiun Tonton Sepak Bola di Stadion hingga Tragedi Kanjuruhan Diusut Tuntas
-
Ramai Sorotan Kemarin, Harapan Aremania-Bonek Akur sampai Mahasiswa Tenggelam di Brantas Kediri
-
Anggota TNI yang Videonya Viral Tendang Aremania di Tragedi Kanjuruhan Minta Maaf ke Keluarga: Kulo Khilaf...!
-
Bantah Versi Polisi, Komnas HAM: Tidak Ada Suporter yang Menyerang Pemain Arema FC
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?