SuaraSumedang.id - Berdasarkan hasil assessmente Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, dan tim satuan kerja, penyebab longsor di Jalan Cadas Pangeran adanya saluran air yang tersumbat.
Hal tersebut, menyusul pernyataan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang memastikan telah melakukan assessment pada titik-titik rawan longsor, dan pohon tumbang di jalur Cadas Pangeran.
Dony mengatakan, telah berkoordinasi dengan tim satuan kerja PPK 4.2 Kementerian PUPR Jawa Barat, dan Perhutani untuk penanganan titik rawan bencana di jalur Cadas Pangeran.
"Kami assessment secara keseluruhan, Cadas Pangeran sepanjang 1,7 kilometer, dicek mana saja titik-titik (rawan) longsor," kata Dony.
"Sudah ketemu penyebabnya, ada beberapa saluran air yang tersumbat," katanya.
Saluran air yang tersumbat itu, kata Dony, sudah langsung diperbaiki. Sembari menunggu pengerjaan jalan Cadas Pangeran oleh tim satuan kerja.
"Jalan yang bawah akan diperkuat, jalan yang atas akan diperlebar bahunya, dipakai saluran air pakai U Ditch. Sebetulnya sudah ada perbaikan sekarang dipercepat," kata dia.
Lebih lanjut, Dony mengatakan, sudah berkoordinasi dan meminta Perhutani untuk menangani pohon-pohon yang berpotensi tumbang, dan bisa membahayakan pengguna jalan.
Selain Cadas Pangeran, Dony mengatakan, mengecek kondisi longsor di kawasan Cigendel, serta Cimareme, Kelurahan Pasanggrahan Baru.
Baca Juga: Sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Hari Ini, Keluarga Brigadir J Dihadirkan sebagai Saksi
"Betul-betul kami berupaya keras untuk melindungi masyarakat, dan pengguna jalan dengan langkah-langkah antisipatif," kata dia.
Sebelumnya, peristiwa longsor Cadas Pangeran terjadi sekitar pukul 15.30 WIB yang mengakibatkan jalur lalu lintas Bandung-Cirebon tersendat.
Pasalnya, material longsor yang turun dari tebing Cadas Pangeran tidak hanya berupa tanah, melainkan sejumlah bongkahan batu yang cukup besar.
Imbasnya, dua kendaraan roda empat dihantam bongkahan batu yang jatuh dari atas tebing setinggi 3,5 meter.
Dampaknya, 8 orang menjadi korban dan mengalami luka yang langsung ditangani medis di RSUD Sumedang.(*)
Sumber: Pemkab Sumedang
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal
-
Purbaya Pamer Rating Utang Dapat Nilai Tinggi dari China: Kita Emang Jago, Orang RI yang Tak Percaya
-
Fakta Baru Ricuh Final Piala Dunia 2026: Gavi Tinju Punggung Leandro Paredes
-
Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Kejagung Soal Transparansi
-
Industri Otomotif China Terjebak Persaingan Brutal yang Mengancam Loyalitas Konsumen
-
LDA Keraton Solo Ancam Buka Paksa Akses yang Dikunci, Penghalang Revitalisasi Bakal Dipidanakan
-
Iran Terancam Balasan Fatal karena Bunuh Tentara Donald Trump
-
Argentina Kalah di Final, Kata-kata Messi di Ruang Ganti Munculkan Spekulasi Liar
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan