SuaraSumedang.id - Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat, Firman Nasution secara khusus memberikan pernyataan saat digelarnya Pleno II Pengurus Besar (PB) HMI di Bogor.
Sekadar informasi, Pleno II PB HMI diselenggarakan di Bogor pada 18-20 Desember 2022.
Dalam kesempatan tersebut, Firman Nasution yang turut hadir menyinggung soal bobroknya HMI.
"Kita harus sadar dan berani mengakui kebobrokan himpunan ini, nyatanya Pragmatisme-Transaksinil telah nyata menggangu sendi-sendi independensi himpunan," kata Firman diterima SuaraSumedang pada Rabu, (21/12/2022).
Menurut Firman, kebobrokan yang ada tersebut bukan lah tanpa alasan.
"Atas dasar ini Badko HMI Jabar telah menarik kesimpulan, setidaknya hal ini bersumber pada mekanisme pemilihan ketua umum korkom hingga ketua umum PB HMI, yang mana pada mekanisme terkait telah mencantumkan sistem rekomendasi dan pendaftaran calon ketua umum kepada kepanitiaan muskom hingga Panasko," ujar Firman menambahkan.
Lebih lanjut, dikatakan Ketum Badko HMI Jabar tersebut, rekomendasi yang ada hanya akan menggugurkan kandidat yang tidak serius.
"Badko HMI Jabar menilai sistem rekomendasi tidak memiliki urgensi selain menggugurkan kandidat-kandidat yang tidak serius, namun hal ini tidak seimbang apabila dibandingkan dengan dampaknya yang mengundang money politik," tuturnya.
Selain itu, kata dia, rekomendasi yang diberikan pun sama sekali tidak memiliki kekuatan secara utuh.
Baca Juga: Tega, Ayah di Palembang Rudapaksa Anak Tiri Saat Istri Tak di Rumah, Begini Modusnya
"Juga fakta rekomendasi yang tidak memiliki kekuatan mengikat secara tidak langsung membimbing para delegasi untuk mengedepankan kandidat yang kuat logistik daripada yang memiliki kekuatan gagasan, lebih jauh hal ini menumbuhkan mental-mental pengkhianatan pada perjuangan di diri kader-kader himpunan," ujarnya.
Tidak hanya itu, dalam forum Pleno II PB HMI itu pun Firman turut menyinggung pula soal sistem pendaftaran dan kepanitiaan.
"Selanjutnya pendaftaran kepada kepanitian juga berdampak demikian, hal ini secara nyata juga mengganggu kekuatan forum-forum tertinggi setiap tingkatan struktur HMI, tentunya alangkah tepatnya apabila pendaftaran dilakukan kepada Presidium Muskom, Konfercab, Musda, atau Kongres, yang mana hal ini dapat diakomodir pada pleno forum terkait," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
-
Pengamat Sarankan DPR Bikin UU ini, Buntut Elite yang Makin Berani Minta Perpanjangan Periode dan Tunda Pemilu
-
Keras! Pakar Hukum Ini Sentil DPR Soal KUHP: MK Cuma Dijadikan Keranjang Sampah
-
LBH Jakarta Pesimis MK Batalkan UU KUHP: Kita Sudah Tidak Percaya MK Hari Ini
-
RKUHP Mau Disahkan, Yasonna: Daripada Pakai KUHP Belanda yang Sudah Ortodoks
-
Menkumham Yasonna: Mending Ada yang Tolak RKUHP Ketimbang Malu Terus-terusan Pertahankan Hukum Belanda
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1
-
Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi
-
UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun
-
PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW
-
KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri