SuaraSumedang.id – Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sumedang menyebut akan memberikan pendampingan terhadap korban pelecehan seksual.
Diketahui, seorang murid Sekolah Luar Biasa (SLB) asal Desa Hegarmanah Kecamatan Jatinangor menjadi korban aksi pelecehan seksual.
Wakil Ketua P2TP2A, Retno Ernawati mengatakan, hari ini, Selasa (24/1/2023) korban akan divisum dan juga pihaknya akan memberikan pendampingan.
"Hari ini korban akan divisum dan dari P2TP2A akan melakukan pendampingan," kata Retno Ernawati kepada Suara Sumedang.
Terkait dengan pendampingan yang akan diberikan, Retno mengatakan, korban akan didampingi baik secara psikologis maupun secara hukum.
Dalam hal pendampingan hukum, kata dia, korban pelecehan seksual tersebut tentunya akan berstatus sebagai saksi.
"Korban akan diberkan pendampingan baik secara psikologis maupun hukum di mana korban akan menjadi saksi," katanya menambahkan.
Retno juga mengatakan bahwa, pendamping hukum dari P2TP2A akan mendampingi korban pelecehan seksual tersebut.
Tak cuma itu, dia juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dan akan ada tim khusus yang datang ke rumah korban.
Baca Juga: Venna Melinda Siap Proses Hukum Kasus KDRT dan Gugat Cerai Ferry Irawan, Warganet: Jangan Rujuk
Lebih lanjut, dikatakan Retno, keluarga korban cukup kaget mengetahui adanya kejadian pelecehan seksual tersebut.
"Keluarga cukup shock dan adanya kejadian tersebut akan menjadi perhatian," ujarnya lagi.
Sekadar informasi, murid SLB berinisial AP (10) telah dilecehkan oleh DE (38) seorang pengemudi ojek pangkalan di Jatinangor pada Jumat (20/1/2023).
DE juga mengaku kepada keluarga korban bahwa ia sudah melakukan hubungan suami istri dengan AP sebanyak dua kali.
Saat ini, DE pun telah ditangkap pihak kepolisian sektor Jatinangor dan mendekam di ruang tahanan Mapolres Sumedang.(*)
Berita Terkait
-
WNI yang Diduga Melakukan Pelecehan Seksual di Makkah Kini Ditahan, Kemlu RI Menyiapkan Langkah Hukum
-
WNI Ditahan di Mekkah Atas Dugaan Pelecehan Seksual, Kemlu Bakal Siapkan Bantuan Hukum
-
Viral, Pelaku Pelecehan Seksual di Universitas Gunadarma Depok Tersebar di Twitter, Ditelanjangi Hingga Dicekoki Air Tak Lazim
-
Terungkap Alasan di Balik Putri Candrawathi Tak Sertakan Visum setelah Dugaan Pelecehan Seksual Brigadir J, Begini Kata Ahli
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Transit, Wings Air Buka Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Mulai 7 Agustus
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia
-
Ulah Jukir Liar Bikin 21 Motor di Trotoar Satrio Kuningan Kena Razia
-
Wajah Baru Malioboro, Becak Kayuh Kini Jadi Bekalista yang Canggih dan Ramah Lingkungan
-
BTN Cetak Kinerja Cemerlang, Laba Bersih Semester I/2026 Melesat 40,8% dan NPL Turun Jadi 2,99%
-
Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka
-
Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat