SuaraSumedang.id – Kumur dan gosok gigi apakah dapat membatalkan puasa ? Simak penjelasannya di bawah ini.
Puasa berarti menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan dan minum.
Saat berpuasa, kita juga dianjurkan untuk tidak memasukkan apa pun dari luar masuk ke dalam tubuh.
Dalam hal ini, berkumur dan menggosok gigi menjadi kekhawatiran tersendiri ketika dilakukan di siang hari saat berpuasa.
Dilansir dari kanal YouTube NU Online yang diunggah pada 11 April 2022, Ustadz Ahmad Mundzir mengatakan bahwa sikat gigi bagian dari siwakan.
“Gosok gigi itu bagian dari siwakan kalau memang kita niati sebagai bersiwak, maka gosok gigi yang kita lakukan itu merupakan siwakan yang disunnahkan oleh agama Islam.”
Lebih lanjut, Ustadz Ahmad Mundzir juga menjelaskan hukum menggosok gigi atau bersiwak dengan pasta sama seperti orang puasa mengemut permen.
“Mulut ini adalah bagian dari tubuh bagian luar. Batas dalamnya adalah tenggorokan bagian tengah, kalau berada di bawahnya namanya dalam, kalau di atasnya namanya anggota luar. Nah, kalau ngemut permen kan hanya di mulut, nggak batal asalkan jangan sampai ditelan. Apakah itu bisa?” ungkap Ustadz Ahmad Mundzir.
Ustadz Ahmad Mundzir menyimpulkan menggosok gigi dengan pasta saat berpuasa tidak masalah.
Baca Juga: BRI Liga 1: Dua Gol Persib atas Bhayangkara FC Bawa Maung Bandung Jaga Jarak dari Macan Kemayoran
Hanya saja, kalau tidak sengaja masuk, hal itu dapat membatalkan puasa.
Jadi, pastikan jika berkumur atau menggosok gigi, yakinkan dan pastikan benar-benar bersih, tidak ada sisa yang masuk ke tenggorokan.
“Silakan pakai pasta, nggak ada masalah. Tapi kalau kita takut atas resikonya ada sedikit tertelan, maka lebih baik gosok gigi pakai pasta dihindari di siang Ramadhan. Lakukan saat sebelum waktu imsak, kalau siang pakai sikat gigi saja tanpa memakain pasta gigi,” jelas Ustadz Ahmad Mundzir.
Namun, pada kasus lain, seperti ketika berwudhu, ketika dalam berkumur tidak sengaja masuk ke tenggorokan, maka tidak masalah.
“Ditolerir oleh agama, karena memang bagi orang berwudhu itu disunnahkan, sehingga resikonya ditanggung oleh syariat,” tutup Ustadz Ahmad Mundzir. (*)
Sumber YouTube NU Online
Berita Terkait
-
Jadwal Imsakiyah Sabtu 25 Maret 2023 Untuk Wilayah Bali dan Sekitarnya
-
Pemerintah Resmi Majukan Cuti Bersama Lebaran 2023, Ini Alasannya
-
Batal atau Tidak, Saat Puasa Ramadhan Gosok Gigi? Ini Hukum dan Penjelasannya
-
Hati-Hati Pacaran di Bulan Ramadhan Bikin Puasa Batal? Simak Penjelasannya
-
Pacaran di Bulan Ramadhan, Apakah Bisa Membatalkan Puasa?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta