Situasi ini tidak hanya memicu krisis air untuk memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga dapat menyebabkan penurunan produksi beras.
Potensi tersebut mendorong Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) mengajukan usulan percepatan masa tanam di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur.
Ketua DPKP Jatim Hadi Sulistyo mengatakan pihaknya telah mengajukan usulan kepada gubernur. “Kemudian untuk usulan tersebut akan dikirim ke kabupaten/kota untuk segera dipercepat masa tanamnya,” ujarnya, Kamis (1/9).
Ia menjelaskan, percepatan masa tanam difokuskan pada daerah yang memiliki cadangan air irigasi. Terutama di daerah/kota yang dilalui Daerah Aliran Sungai (DAS) besar.
Misalnya Bengawan Solo, Brantas dan Pekalen Sampean. "Kami minta kabupaten segera memulai masa tanam padi ketiga," katanya.
Hadi mengatakan langkah ini untuk menjaga produktivitas padi di Jawa Timur yang selama ini dikenal sebagai lumbung nasional.
“Upaya percepatan penanaman sangat membantu,” katanya.
Sejak 2019, Jawa Timur telah menjadi provinsi penghasil biji-bijian tertinggi di negara itu.
Tahun lalu, produksi gabah kering giling (GKG) Jatim mencapai 9,789 juta ton.
Baca Juga: Putri Candrawathi Merasa Lebih Baik Mati dan Menyalahkan Diri Sendiri
Potensi ini dapat terus diwujudkan jika daerah tersebut memiliki tiga musim tanam.
Satib, anggota Komite D DPRD Jatim, mengatakan kekeringan air di beberapa daerah sebenarnya cukup memprihatinkan.
Situasi ini jelas berimplikasi pada sektor pertanian yang membutuhkan banyak air. “Oleh sebab itu, kami juga mengusulkan anggaran khusus untuk pembangunan bendungan melalui APBD Jatim,” ujarnya.
Pengembangan produksi beras di JATIM
- Sejak 2019, Jawa Timur menjadi provinsi penghasil beras No 1 di Indonesia.
- Pada tahun 2020, produksi beras Jawa sebesar 9,94 juta ton GKG (beras giling kering).
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil Keluarga yang Murah tapi Bukan Calya dan Sigra: Ada Mazda 80 Jutaan 3 Baris!
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
Terpopuler: Profil Bos Rokok HS Kecelakaan Bersama Istri, Lokasi ATM Uang Rp20 Ribu di Jakarta
-
Dompet Warga Jateng Menjerit! Tagihan Listrik dan Harga Beras Meroket, Inflasi Tembus 4,43 Persen
-
Novel Good Girl, Bad Blood, Pencarian Orang Hilang dalam Podcast Kriminal
-
Kisah Pelarian Dramatis Eks Barcelona, Tempuh Jalur Darat 16 Jam untuk Keluar dari Iran
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Jay Idzes Ungkap 3 Kunci Kebangkitan Sassuolo, Timnas Indonesia Bisa Meniru
-
Persib Bandung Lakukan 6 Pergantian Pemain Lawan Persebaya Surabaya, Bagaimana Aturannya?
-
Kampoeng Ketandan, Surga Kuliner: Malioboro Dipenuhi Jajanan Khas Tionghoa