Para pemain Timnas Indonesia dilarang bermain media sosial (Medsos) selama gelaran Piala AFF 2022 bergulir.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Manajer Timnas Indonesia Kombes Pol Sumardji dalam sesi konferensi pers bersama awak media di Filiphina pada Sabtu (31/12/2022).
"Saya melarang pemain untuk 'up' pemberitaan tentang dirinya, selebrasi dan sebgaiinya di media sosial. Mereka baru bisa mengunggah apapun sepuasnya di media sosial kalau berhasil menjadi juara Piala AFF 2022. Kalau sekarang jangan coba-coba," tegas Sumardji.
Menurutnya, kebijakan tersebut dikeluarkan agar para pemain bisa tetap fokus untuk menjalankan pertandingan. Fokus pada arahan pelatih Shin Tae Yong, dan fokus untuk memenangkan laga.
Bahkan, kata dia, jika ada pemain yang coba-coba melanggar aturan ini, misalnya main medsos dengan sembunyi-sembunyi, maka pemain tersebut akan dikenakan sanksi.
"Akan ada sanksi moral karena ini sudah kesepakatan. Saya selalu mengingatkan mereka," ujar pria berusia 30 tahun itu.
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Filiphina dalam lanjutan pertandingan Grup A Piala AFF di Stadion Rizal Memorial pada Senin (2/1/2023) lusa.
Pertandingan tersebut akan menentukan Indonesia untuk dapat lolos ke babak semifinal.
Indonesia saat ini menempati posisi kedua Grup A karena kalah selisih gol dibandingkan Thailand meski sama-sama mengoleksi tujuh poin.
Baca Juga: Marcus Rashford Gagal Tampil saat Man Utd Bertandang ke Wolves karena Alasan Disipliner
Pasukan Garuda hanya butuh hasil imbang melawan Filiphina agar dapat lolos ke babak semifinal Piala AFF 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Tuai Pujian, Aksi Inul Daratista Ikut Nyanyi Bareng Pengamen di Stasiun
-
Peluang Eks-Santri Ndholo Kusumo Ditampung di Sekolah Rakyat? Begini Penjelasan Mensos