/
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:08 WIB
Humas PTKAI Daop 2 Bandung

TANTRUM - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (PT KAI Daop) 2 Bandung mengaku telah mengangkut 232.493 penumpang sepanjang 22 April - 13 Mei pada masa angkutan Lebaran 2022.


Menurut juru bicara PT KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo pada masa angkutan Lebaran 2022, sebelumnya otoritasnya telah menyiapkan lebih dari 1 juta tiket.


"Pada masa angkutan lebaran kali ini Daop 2 Bandung menyediakan lebih kurang 1,4 juta tiket untuk keberangkatan di daerah operasi 2 Bandung. Tercatat hingga hari Sabtu, 14 Mei 2022, untuk kereta api jarak jauh saja sudah terjual lebih kurang 141 ribu tiket. Artinya sudah lebih dari 56 persen untuk saat ini," ujar Kuswardoyo ditulis Bandung, Rabu, 18 Mei 2022.


Kuswardoyo mengatakan perjalanan mudik Lebaran 2022 dimulai sejak 22 April - 1 Mei dengan puncak arus mudik terjadi pada 30 April 2022. 


Pada masa puncak arus mudik tersebut terdapat 12.160 penumpang kereta api yang berangkat. 


"Sedangkan untuk arus balik di Daop 2 Bandung terjadi pada 4-13 Mei 2022, dengan puncak arus balik pada tanggal 4 Mei 2022 sebanyak 15.975 penumpang. Volume penumpang tertinggi terjadi pada 4 Mei 2022 dengan total penumpang berangkat sebanyak 15.796," kata Kuswardoyo.


Kuswardoyo menyebutkan untuk mengakomodir kebutuhan mudik pelanggan kereta api, di masa angkutan lebaran PT KAI Daop 2 Bandung total mengoperasikan 468 kereta api atau rata-rata 21 kereta api perharinya. 


Kuswardoyo menuturkan jumlah itu termasuk kereta api tambahan yaitu KA Pasundan Tambahan relasi Kiaracondong-Surabaya Gubeng yang dijalankan pada 22 April - 13 Mei 2022. 


"Khusus untuk arus balik PT KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan kereta api  tambahan yaitu KA Ciremai relasi Bandung - Semarang Tawang pada 4-13 Mei 2022," ucap Kuswardoyo.


Kuswardoyo menjelaskan pemilihan penambahan perjalanan melewati Semarang Tawang dan Cirebon dikarenakan tingginya permintaan pengguna jasa kereta api di daerah tersebut yang sebelumnya hanya dilayani oleh KA Harina. 


Masa angkutan Lebaran 2022, PT KAI Daop 2 Bandung menyediakan layanan tes antigen di beberapa stasiun wilayah Daop 2 Bandung antara lain di Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cimahi, Purwakarta, Ciamis, Tasikmalaya, Garut dan Banjar, serta layanan vaksin. 


"Daop 2 Bandung keseluruhan sudah melayani 19.357 peserta yang melakukan pemeriksaan rapid antigen, dan 165 peserta yang telah mendapat layanan vaksin," ungkap Kuswardoyo.


Kuswardoyo menuturkan program vaksinasi tersebut tak hanya diperuntukkan bagi pelanggan, namun juga bagi masyarakat luas. 

Sebelumnya, PT KAI Daop 2 Bandung menyatakan memperpanjang kereta api tambahan untuk mengangkut penumpang dari daerah Jawa bagian timur ke arah barat.


Kuswardoyo menjelaskan, Kereta Api Ciremai yang menjadi rangkaian kereta api tambahan dijalankan pada periode 4 - 9 Mei 2022.


"PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 2 Bandung menjalankan satu kereta tambahan lagi yaitu Kereta Ciremai yang berangkat dari Bandung menuju Stasiun Semarang Tawang. Hal itu merupakan antisipasi dari kedatangan pengguna jasa kereta api dari arah Semarang dan juga Cirebon," ujar Kuswardoyo.

Kuswardoyo mengaku puncak jumlah penumpang pada arus balik Lebaran 2022 terjadi pada tanggal 4 - 5 Mei 2022.


Kuswardoyo mengatakan pada 4 Mei 2022 tercatat 16 ribu penumpang kereta api dan 5 Mei 2022 sebanyak 15.200 penumpang.


"Secara keseluruhan pada masa angkutan Lebaran 2022 dari tanggal 22 April - 13 Mei tiket terjual total 198.117 per ini 5 Mei 2022 sampai jam 15.00 WIB," kata Kuswardoyo.


Pada puncak arus balik penumpang kereta api Lebaran 2022 itu, tiket yang terjual sebanyak 14.715. 


Rinciannya tiket yang terjual di Stasiun Bandung 6.846 dan Stasiun Kiaracondong 3.171. Akumulasi penjualan tiket pada penjualan puncak arus balik penumpang kereta api Lebaran 2022 hanya 14.715


"Data terakhir per 7 Mei 2022, total masa angkutan Lebaran sebanyak terjual 209.450 tiket. Rinciannya 13.397 tiket keberangkatan dan 13.834 kedatangan," ucap Kuswardoyo. 


Khusus di Stasiun Bandung tercatat 7.396 tiket kedatangan terjual dan 6.939 keberangkatan telah dipesan.


Sedangkan untuk Stasiun Kiaracondong, jumlah tiket yang dipesan yaitu 3.620 kedatangan dan 2.223 tiket keberangkatan.


"Ada kemungkinan akan terus meningkat jumlah penumpang. Meski puncak arus balik Lebaran 2022 telah terjadi pada 4- 5 Mei lalu," tukas Kuswardoyo.

Load More