TANTRUM - Pada umumnya anak yang pemberani diasumsikan sebagai anak yang mau tidur sendiri dalam keadaan lampu dimatikan, atau anak yang bersedia maju ke depan kelas dan menampilkan kemampuannya.
Ada pula yang beranggapan pada anak yang tidak malu-malu berkenalan dengan orang asing.
Menurut psikolog anak yang merupakan Co - Founder Children Cafe Nuri Indira Dewi, sebenarnya perilaku tersebut dalam bidang komunikasi dan psikologi disebut asertifitas.
Nuri menjelaskan asertif adalah perilaku untuk menunjukkan atau menyampaikan perasaan atau pemikiran dengan jujur, tanpa menyinggung perasaan dan hak orang lain.
"Nah, mengapa kemampuan untuk berperilaku asertif sebaiknya dikembangkan pada anak-anak ? Paling tidak ada tiga alasannya," kata Nuri ditulis Bandung, Selasa, 24 Mei 2022.
Nuri mengatakan perilaku asertif adalah bagian dari keterampilan sosial. Orang yang asertif jelas Nuri, merasa nyaman saat mengungkapkan kebutuhannya dan membuat orang lain tetap merasa nyaman.
Dengan sendirinya tutur Nuri, mereka menjadi individu yang dapat dipercaya dan dapat diandalkan karena jujur, terbuka dan selaras antara pikiran dan ucapan.
Orang-orang yang asertif juga pada umumnya memiliki kecerdasan emosional yang baik.
"Perilaku asertif melindungi hak-hak individual tanpa mengganggu hak orang lain. Banyak contohnya, misalnya berani bilang tidak pada kasus pelecehan atau kekerasan atau bullying pada anak," ujar Nuri.
Nuri menambahkan di lain pihak, anak juga mampu menunjukkan diri, pendapat, dan pemikirannya sebagai individu yang unik atau spesial tanpa menghina, mengancam atau merendahkan orang lain.
Contohnya kata dia, saat anak mengatakan lebih menyukai suatu mainan tertentu di sekolah tanpa mengatakan mainan temannya jelek.
Perilaku asertif sejak dini sebut Nuri, dapat membuat anak tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih percaya diri, memiliki konsep diri, self-esteem dan hubungan sosial yang berkembang baik. Pada orang dewasa saja, perilaku asertif tidak mudah dilakukan.
"Ada banyak pertimbangan saat kita ingin mengungkapkan pendapat atau keinginan kita, sehingga terkadang kita memilih untuk diam dan menerima. Sebaliknya, ada pula sebagian dari kita yang cenderung agresif saat menyampaikan sesuatu," jelas Nuri.
Agar didengar dan dipatuhi, biasanya orang dewasa acapkali menggunakan kata-kata yang mengancam, merendahkan atau memaksa.
Jelas bahwa berperilaku non-asertif atau agresif bukan pilihan terbaik saat berkomunikasi dengan orang lain, karena masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan contoh kemampuan berperilaku asertif pada anak.
Tag
Berita Terkait
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Farmhouse: Ketika Sebuah Rumah Menyimpan Ribuan Cerita
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Golf Makin Ramai Diminati, Makin Banyak Anak Muda Mulai Jatuh Hati
-
Bawa Siswi Papua ke Sidang Tahunan MPR, Prabowo Buktikan Manfaat MBG
-
Daftar Lima Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Danamon Rayakan Semarak HUT ke-81 RI dengan Beragam Promo dari Merchant Favorit
-
Dua Alumni MasterChef Indonesia Menyusuri Cerita di Balik Kuliner Daerah
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor
-
Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet
-
Upacara di Istana Negara Pakai Baju Apa? Ini Ketentuan Pakaian HUT RI ke-81 2026
-
Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa
-
Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa