“Penurunan baru-baru ini sekarang telah menyebabkan BTC secara meyakinkan menembus di bawah level support penting di dekat 30 ribu,” kata Julius de Kempenaer, analis teknis senior di StockCharts.com.
"Ini berarti bahwa level tersebut sekarang akan mulai bertindak sebagai resistensi dalam perjalanan naik, membatasi potensi kenaikan," katanya.
“Tetapi pada saat yang sama terobosan telah membuka jalan bagi harga yang jauh lebih rendah,” kata de Kempenaer.
“Ada sedikit dukungan yang dapat ditemukan di area 16,5-19,5 tetapi dukungan utama hanya datang di sekitar 12-13-k.”
Scott Melker, seorang investor dan analis kripto yang merupakan pembawa acara Podcast Serigala dari Semua Jalanan, juga menimpali.
“Ada beberapa level yang jelas, meskipun perlu dicatat bahwa garis pada grafik hanyalah tebakan di lingkungan makro ini,” katanya.
“Pedagang mengamati MA 200 mingguan, tepat di atas $22.000 sebagai kemungkinan area support, mengingat ini telah menjadi bagian bawah dari setiap pasar bearish sebelumnya. Dua lilin berturut-turut tidak pernah ditutup di bawah garis ini,” kata Melker.
“Support jelas berikutnya adalah sekitar $20.000, puncak kenaikan 2017,” katanya.
Ketika berbicara tentang apa yang akan dilakukan harga bitcoin ke depan, Melker menawarkan respons yang terukur.
“Sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya, karena sebagian besar akan ditentukan oleh penularan dari potensi runtuhnya platform, angka inflasi, pengetatan Fed, dan faktor lainnya.”
Namun sekarang bukan waktunya untuk menebak-nebak. Sebaliknya investor diminta untuk memperkuat palka dan bersiap menghadapi badai.
Berita Terkait
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Belanja Tetap Ramai, OECD Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 4,8% pada 2026
-
Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global
-
Pekan Keempat Perang Lawan AS-Israel, Warga Iran Tercekik: Inflasi Meroket, Internet Mati Total
-
2 Warga Yerusalem Membelot, Kirim Data Penting Israel ke Iran
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Jaksa Agung Didesak Turun Tangan Seret Penyiram Air Keras Andrie Yunus ke Peradilan Umum
-
Antara Hidup dan Mati di Kedalaman 10 Meter: Cerita Penyelamatan Nana dari Dasar Sumur Tua
-
Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan
-
PDIP-Demokrat Kompak Desak Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Komisi IX DPR RI Dorong Jateng Gencarkan Imunisasi dan Edukasi, Antisipasi Lonjakan Campak
-
67 Kode Redeem FF Max Terbaru 31 Maret 2026: Ada Skin Pet, Pirate, dan M14 Panther Gratis
-
Bye-bye Mata Panda! 5 Eye Patch Korea untuk Tampilan Mata Lebih Segar
-
Ejek Donald Trump, Iran Serukan Persatuan Negara Arab untuk Usir Kekuatan AS dari Timur Tengah
-
Dukun Viral Lakukan Gerakan Seperti Salat Dipanggil Polisi, Baca Mantra Tak Pantas
-
Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara