TANTRUM - Bitcoin turun di bawah $21.500 hari ini, menurut TradingView. Ini level terendah dalam sekitar 18 bulan rerakhir karena kondisi pasar yang sulit.
Cryptocurrency pertama yang mencapai level tertinggi sepanjang masa $69.000 (hampir 700 juta rupiah) itu, kini banyak diramalkan akan terus bergejolak.
Charles Bovaird pada Forbes menganalisa Bitcoin akan pergi ke arah mana.
Menurutnya, beberapa pengamat pasar menyoroti angka inflasi AS terbaru, serta bagaimana mereka memperkirakannya akan memengaruhi aset berisiko di masa mendatang.
Data pemerintah menunjukkan bahwa dalam 12 bulan hingga Mei, The Consumer Price Index for All Urban Consumers (Indeks Harga Konsumen untuk Semua Konsumen Perkotaan atau CPI-U) meningkat 8,6% sebelum penyesuaian musiman.
Richard Usher, kepala Perdagangan OTC di BCB Group, berbicara tentang perkembangan ini.
“Bitcoin telah menderita selama perdagangan 48 jam terakhir setelah angka inflasi yang sangat besar di AS,” katanya.
Angka tersebut mengarah pada penjualan berkelanjutan di semua aset berisiko. Dia memprediksi ke depan, situasi ini akan menimbulkan gejolak yang tak terhindarkan.
“Dari sini BTC memasuki periode di mana dua dunia bertabrakan. Penjual jangka pendek di belakang nada negatif terhadap risiko berlari ke investor jangka menengah yang melihat level mendekati 20.000 sebagai nilai jangka panjang yang baik," katanya.
Anthony Denier, CEO platform perdagangan Webull Financial, juga mempertimbangkan dampak data U.S. CPI terbaru.
"Angka inflasi dirilis minggu lalu, yang merupakan tertinggi dalam 40 tahun, dan banyaknya kenaikan suku bunga dalam waktu dekat akan memperburuk aset berisiko," katanya.
“Ketika suku bunga naik, rekening tabungan dan obligasi memberikan hasil investasi yang lebih tinggi,” Denier menekankan.
“Peningkatan hasil pada aset yang kurang berisiko ini berarti investor tidak mengambil risiko sebanyak itu untuk mendapatkan pengembalian yang layak, sehingga pembeli aset berisiko lebih sedikit. Di pasar saat ini, ini termasuk saham pertumbuhan dan kripto, jadi kami dapat terus memperkirakan penurunan dalam waktu dekat.”
Analisis Teknis
Beberapa pengamat pasar menawarkan analisis teknis, menyoroti level kunci dari support dan resistance.
Berita Terkait
-
Catcrs Update Keamanan Transaksi Kripto Besar-besaran, Ini yang Wajib Diketahui Pengguna
-
Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik
-
Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi
-
Bukan Sekadar Regulasi, Ini Alasan Aparat Penegak Hukum Wajib Paham Blockchain
-
Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Pilih Shade Tinted Moisturizer yang Pas, Jangan Asal Pilih!
-
Upaya Saya Merebut Kembali Makna Membaca di Tengah Gempuran Distraksi
-
Status Kritis! Danau-Danau di Bali Terancam Mati Akibat Pencemaran
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
Luka Hati Mas Menteri: Saat Pengabdian Inovator Dibalas Tuntutan 18 Tahun
-
Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!
-
Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Siapa Aktor Di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi?
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan