TANTRUM - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka variatif pada perdagangan Kamis (28/7/2022), setelah ekonomi AS secara resmi memasuki resesi.
Dow Jones turun 127 poin (-0,4%) di pembukaan dan selang 1 jam kemudian menjadi 145,76 poin (-0,45%) ke 32.051,83 dan S&P 500 surut 22,32 poin (-0,55%) ke 4.001,29. Sementara itu, Nasdaq terkoreksi 106,93 poin (-0,89%) ke 11.925,5.
Saham Meta Platforms tergelincir 5,9% di pra-pembukaan perdagangan setelah merilis kinerja keuangan yang mengecewakan.
Untuk saham Ford melesat lebih dari 5% setelah mengumumkan kinerja keuangan yang di atas ekspektasi dan menaikkan dividen.
Koreksi terjadi setelah Biro Analisis Ekonomi melaporkan ekonomi AS pada kuartal kedua terkoreksi sebesar 0,9% atau berbalik dari ekspektasi pasar dalam polling Dow Jones yang memperkirakan pertumbuhan 0,3%.
Ini melanjutkan kontraksi kuartal I-2022 yang sebesar 1,6%. Artinya, secara teknikal ekonomi AS telah memasuki resesi karena terkontraksi dan mengerdil, alias tidak ada pertumbuhan dalam dua kuartal berturut-turut.
"Angka hari ini hanya memperpanas proyeksi bahwa kita memasuki resesi," tutur Mike Loewengart, Direktur Pelaksana Perencanaan Investasi E-Trade seperti dikutip CNBC International dicuplik dari CNBC Indonesia, Jumat, 29 Juli 2022.
Wall Street pada Rabu (27/7) masih reli, meskipun bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) mengetatkan kebijakan moneternya.
Investor melanjutkan pertaruhan bahwa The Fed akan meredam inflasi yang melonjak tanpa mengirim ekonomi ke jurang resesi.
Suku bunga acuan AS telah dinaikkan sebsar 0,75 persen poin pada bulan ini, menjadi kenaikan beruntun dalam upaya mengatasi inflasi.
Baca Juga: Bocoran Spesifikasi Redmi K50S Pro, Diklaim Smartphone Pertama Gunakan Kamera 200MP
Investor juga bertaruh bahwa bank sentral bisa menjaga ekonomi dari bahaya resesi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video
-
5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial