/
Jum'at, 26 Agustus 2022 | 09:08 WIB
Sebanyak 3.668 pesilat dari perguruan Pencak Silat seluruh Jawa Barat mencatat rekor Muri sebagai Pasanggiri dan Ibing Rampak Pencak Silat dengan Peserta Terbanyak. (Biro Adpim jabar)

TANTRUM - Sebanyak 3.668 pesilat dari perguruan Pencak Silat seluruh Jawa Barat mencatat rekor Muri sebagai Pasanggiri dan Ibing Rampak Pencak Silat dengan Peserta Terbanyak.

Pasanggiri dan Ibing Rampak Pencak Silat digelar di Pusdiklatpassus Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, kemarin (Kamis, 25/8/2022), dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.    

Ulum menyebut Pencak Silat sebagai seni bela diri asli Indonesia melatih ketangkasan dan baik bagi generasi muda di usia produktif. 

Bila terus dimasyarakatkan, maka Pencak Silat dapat menopang bonus demografi Indonesia di tahun 2045. 

"Tahun 2045 Indonesia ada bonus demografi, di mana 70 persen bangsa Indonesia adalah usia produktif, dari jumlah tersebut sebagian besar berada di wilayah Jawa Barat," ujar Ulum ditulis Jumat, 26 Agustus 2022.

Menurut Ulum, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 bonus demografi yang dimiliki harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Manusianya harus kuat baik spiritual, psikis, dan fisik. Untuk pengembangan fisik, yang penting adalah asupan makanan dan olah raga. 

"Salah satu olahraga sekaligus seni bela diri asli Indonesia yang diakui dunia yaitu Pencak Silat," kata Ulum. 

Dengan pembinaan terhadap para pesilat muda sebut Ulum, diharapkan Jawa Barat dapat menjadi lumbung atlet Pencak Silat nasional yang bisa berbicara di tingkat internasional.

"Suatu saat atlet Jabar yang dibina Kopassus dan Pak Camat (Batujajar) dapat mengharumkan Jabar di kancah internasional," ucap Ulum.

Baca Juga: Lineup Pertama KCON 2022 JAPAN Resmi Dirilis, 11 Idol K-Pop Ini Masuk Jajarannya!

Sementara itu, Komandan Jenderal Kopassus Brigjen TNI Iwan Setiawan mengatakan, dengan menekuni Pencak Silat berarti melestarikan nilai budaya bangsa. Maka Pencak Silat harus menjadi kebanggaan.

Menurutnya, Pasanggiri dan Ibing Rampak Pencak Silat yang diikuti 3.668 pesilat tidak mudah dalam proses pencatatan Muri - nya. 

Gerak serempak dengan jumlah peserta banya membutuhkan ketekunan, keuletan, serta latihan panjang. 

"Berharap hadir bibit- bibit atlet berprestasi di seni bela diri ini. Sehingga dapat mengharumkan Jawa Barat, dan Indonesia pada umumnya," tukas Iwan. 

Load More