TANTRUM - Departemen Kesehatan Masyarakat wilayah Los Angeles, Amerika Serikat, pada Senin, 12 September 2022, mengkonfirmasi kasus pertama kematian akibat cacar monyet.
Pasien itu disebut telah dirawat di rumah sakit, namun mengalami gangguan kekebalan yang parah.
Keputusan bahwa kematian pasien cacar monyet di Los Angeles itu disebabkan oleh cacar monyet, dibuat oleh Kementerian Kesehatan bersama dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC). Identitas lengkap pasien cacar monyet yang meninggal itu tidak dipublikasi.
"Pasien itu mengalami gangguan kekebalan yang parah dan dirawat di rumah sakit," demikian keterangan Departemen Kesehatan Masyarakat wilayah Los Angeles, seperti dikutip Reuters oleh Tempo, dicuplik Kamis, 15 September 2022.
CDC belum memberikan keterangan apapun saat dimintai komentar. Ini adalah kematian kedua yang diketahui dari seorang pasien yang didiagnosis penyakit cacar monyet di Amerika Serikat.
Sebelumnya pada bulan lalu di Texas, dilaporkan ada kematian pertama pada orang dengan gangguan kekebalan yang parah yang didiagnosis menderita cacar monyet. Kasus tersebut sejauh ini masih dalam penyelidikan.
Otoritas kesehatan menyatakan cacar monyet jarang berakibat fatal, tetapi orang dengan sistem kekebalan yang lemah mungkin bisa mengalami sakit parah atau bahkan meninggal.
Cacar monyet dapat menular ke siapa pun, yang bisa menular melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi.
Menurut CDC, lebih dari 21.985 kasus cacar monyet di Amerika Serikat terjadi pada laki-laki gay, biseksual, dan laki-laki yang berhubungan seks dengan sesama pria.
Baca Juga: 16 Daerah di Jawa Barat Beroptensi Hujan Lebat
Sekitar 90 negara telah melaporkan adanya kasus cacar monyet, yang sudah dinyatakan oleh WHO sebagai darurat kesehatan global.
Jumlah kasus cacar monyet yang dikonfirmasi melewati 57.900 kasus. Sebagian negara-negara non-endemik telah melaporkan adanya kematian terkait cacar monyet ini.
Berita Terkait
-
9 Suspek Baru, Total 60 Orang Diduga Terpapar Cacar Monyet di Indonesia
-
Raja Inggris Baru Ingin Dikenal Sebagai Charles III
-
DBD di Kota Bandung Capai 3.936 Kasus, Ada 24.192 Kasus di Jabar Periode Januari-Juli 2022
-
Vaksin Cacar Monyet Tidak Digunakan Secara Massal, IDI Jamin Pastikan Hal Tersebut
-
Pemerintah RI Rampungkan Pemeriksaan 41 Sampel Suspek Cacar Monyet
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
Bikin Betah! Ini 5 Wisata Hits Jawa Barat yang Wajib Dikunjungi Juni 2026
-
Harga Emas Palembang Awal Juni 2026 Masih Tinggi, Beli Sekarang atau Tunggu Turun Lagi?
-
Panduan Rute Lengkap Dari Cibinong Menuju Pendopo Malasari Nanggung
-
Sering Belanja di Malaysia? Ini Barang Elektronik yang Bisa Dibawa Masuk lewat Entikong Tanpa Biaya
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar
-
4 Rekomendasi Penginapan Puncak - Cipanas 2026 Lengkap dengan Harganya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
8 Film Luar Negeri yang Tayang di Bioskop Indonesia Juni 2026, Ada Apa Saja?
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora