TANTRUM – Boyband Korea Selatan, BTS menggelar konser Yet to Come in Busan, Sabtu (15/10/2022). Konser gratis yang bisa disaksikan melalui live streaming ini menuai banyak komplain dari ARMY, fans BTS.
Konser Yet to Come in Busan sejatinya dinanti-nanti oleh ARMY di seluruh penjuru dunia. Apalagi ini adalah konser pertama para personel BTS setelah mengumumkan setengah hiatus pada Juni 2022.
Konser BTS berlangsung di Stadion Asiad Busan dan diadakan secara gratis. Penonton yang hadir hanya harus mengikuti undian untuk mendapatkan tiket masuk.
Bagi penonton yang tidak bisa hadir langsung, HYBE menyediakan tiga platform streaming gratis. Konser juga ditayangkan langsung oleh stasiun TV kabel JTBC.
Sebagaimana konser biasanya, BTS tampil total membawakan lagu-lagu andalan mereka, termasuk lagu baru. Penampilan ini sekaligus mengentaskan dahaga pada ARMY.
Namun banyak ARMY yang mengeluh karena streaming konser yang tidak lancar. Weverse sebagai platform pilihan utama membuat penggemar kecewa karena sering menampilkan layar hitam.
Pada platform lain juga terjadi masalah serupa, yakni Zepeto dan Naver Now. Hanya JTBC yang mendapatkan review baik dari ARMY.
Banyaknya ARMY yang menyaksikan konser secara online disebut penyebab siaran tidak lancar. Tercatat penonton di Weverse mencapai 49 juta orang, Naver Now lebih dari 20 juta, dan Zepeto sekitar 2,1 juta.
Meski tak harus mengeluarkan cuan, penggemar mengeluhkan kualitas streaming yang dirasa sangat payah. Weverse mendapat paling banyak hujatan.
Baca Juga: Nikita Mirzani Dicekal Ditjen Imigrasi agar Tidak Pergi ke Luar Negeri
"Aku ingin Weverse mengunggah pemutaran ulang seluruh konser dengan kualitas HD atau 4K yang stabil sebagai permintaan maaf," kata penggemar.
"Weverse membuatku emosi," komentar penggemar lainnya.
"Jika kamu pernah mengalami hari yang buruk, ingatlah Weverse yang disiapkan selama seminggu penuh hanya untuk menghasilkan layar hitam," sindir penggemar lain.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
Humor Satir Lintas Generasi di Buku Menertawakan Akal Menghitung Bintang
-
Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi
-
Viral Siswi SMP di Palembang Dijambak dan Ditendang Gegara Berebut Siswa Laki-laki, Aksinya Direkam
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan
-
Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?