Lolly baru-baru ini menjelaskan bahwa kejadian sebenarnya tidak sesuai dengan apa yang dikatakan Nikita Mirzani. Menurut Lolly, dia tidak dapat tinggal di asrama sekolah karena belum membayar biayanya.
Hal itu dikarenakan Nikita Mirzani hanya membayar biaya asrama untuk satu tahun saja, setelah itu ibu kandungnya tersebut belum memberikan uang lagi untuk membayar.
"Gini lho guys, gimana caranya lu sekolah di tempat kalau lu nggak ngebayar tempat itu, apalagi itu privat school. Privat school berarti kalau di Indonesia itu kayak Internasional School, itu harus bayar tuh," ucap Lolly seperti dilansir dari TikTok @people_strong10 pada Rabu, (27/09/2023).
Karena Nikita Mirzani hanya membayar sekolah tersebut selama satu tahun dan belum membayar lagi sampai saat ini, dia tidak bisa lagi tinggal di sana.
"Ya sama nyokap gue aja dibayarnya cuman 1 tahun, gimana caranya gue bisa tinggal di situ, gimana caranya bisa sekolah di situ kalau bayarnya cuman satu tahun?" katanya.
Karena situasi tersebut, Lolly memutuskan untuk tinggal di rumah temannya, Eda. Dia juga menegaskan bahwa saat itu dia tidak dijemput atau dipaksa oleh Mami Eda.
"Maka dari itu, gue ke tempat teman gue. Itu pun juga bukan dia yang jemput gue. Itu pun gue yang samperin dia, bukan dia yang jemput gue atau maksa gue ke rumahnya dia," kata Lolly.
Lolly juga mengaku jika ia sangat bingung dengan Nikita Mirzani yang membeberkan cerita versi lain. Padahal kejadian sebenarnya tidak seperti yang ia ceritakan.
"Tapi entah kenapa nyokap gue ini bilangnya lain lagi. Jadi, sebenarnya yang bikin drama ini sebenarnya siapa ya. Yang bikin ribet ini bukan gue, tapi nyokap aku ini loh," tambah Lolly.
Baca Juga: Waspadai Kaesang, Cak Imin Takut Suara PKB Diambil PSI
Berita Terkait
-
Pelaku Pembacokan Guru MA di Demak Ditangkap Polisi, Orang Tua: Yang Beli Beras Buat Aku Siapa?
-
Lolly Ternyata di Kantor Polisi karena Dilaporkan oleh Eda: Jadi Drama, Aku Berusaha Menutup Semuanya
-
Profil Mami Eda: Orang Tua Angkat yang Disebut Marahi Lolly Karena Boros Listrik Hingga Putuskan Minggat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
30 Tahun Kudatuli: Kisah Maryono yang 'Hidup Lagi' hingga Rahasia Dandang Megawati
-
Indonesia vs Kamboja Diperketat, Jalur Evakuasi dan Penyekatan Pakansari Disimulasikan
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Meski Sempat Tertunda, Pos Indonesia Mulai Bayar Imbal Hasil Sukuk Rp24,12 Miliar
-
Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah
-
Mazda Berusaha Perpanjang Napas Mazda 3 dan CX-30 Lewat Teknologi Mild Hybrid
-
Sambut Hari Kemerdekaan, Sekjen Kemendagri Dorong Bulog dan Pemda Gencarkan Gerakan Pangan Murah
-
Dukung Program BRIvolution Reignite, BRI Catat Pertumbuhan Aset Impresif
-
Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya
-
Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang