Usai diberitakan selingkuh, suami Hana Hanifah, Randi meminta mahar nikahnya dikembalikan. Hal tersebut diungkapkan Hana Hanifah usai tak lagi serumah dengan sang suami setelah satu bulan menikah.
Pemain FTV itu kecewa, Randy jutru tidak meminta maaf terlebih dulu, malah meminta mahar dikembalikan. Hana pun kecewa dengan sikap suaminya itu.
"Bukannya minta maaf itu dia meminta kembali mahar pernikahannta dan mas kawin pernikahannya beserta seserahan itu diminta kembali. Ini menurut kami sangat fatal," kata Acong kuasa hukum Hana Hanifah.
Menurut, dia soal mahar tidak bisa dikembalikan karena dianggap tidak bermoral. Apalagi diharamkan oleh agama.
"Mahar dan mas kawin itu wajib tidak boleh diambil lagi, secara adab pun itu sangat tidak bermoral dan tidak beradab. Di agama juga haram diminta kembali," pungkasnya.
Hana sendiri sudah memutuskan untuk bercerai dari Randi setelah tahu sang suami berselingkuh. Padahal mereka baru saja menikah 1 bulan.
Selain masalah perselingkuhan tersebut, Hana juga menyayangkan sikap suaminya itu yang tak suka jika Hana berbakti kepada sang ibu.
Seperti yang diungkap kuasa hukum Hana Hanifah Acong Latif, Hana izin merawat sang ibu yang mendadak sakit ternyata membuat Randy tak suka hingga melarangnya.
Diakui oleh Hana, jika ia hanya ingin berbakti sebagai anak namun mendapat kecaman dari sang suami yang membuatnya berubah sikap. Percecokan tersebut dimulai dari masalah tersebut hingga bukti perselingkuhan Randi.
Baca Juga: FPPJ Nilai Pernyataan PKS ke Heru Budi Tendensius: Kudu Banyak Baca Berita!
"Dari situlah mereka itu mulai cekcok mulai tidak baik, siapapun pengen ridho orangtua dan itu yang dilakukan Hana. Sepulang umrah di bandara dia (Randy) pergi meninggalkan Hana dan keluarga dan menujukkan ada ganjelan kepada orangtua," imbuh Acong.
"Ada bukti dugaan perselingkuhan juga yang nanti kita ajukan ke pengadilan bukan hanya bukti chat tapi kepergok segala macem yang menurut Hana sudah tak layak," timpalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?