/
Sabtu, 24 September 2022 | 09:32 WIB
Kolase foto Ferdy Sambo, Bripka RR, Bharada E (Dok Polri)

Dan semua yang terjadi di Saguling hingga eksekusi mati di Duren Tiga, benar-benar jadi kesialan bagi Bripka RR.

Bharada E benar-benar menjalankan perintah dari Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

Pada sebuah wawancara di acara TVOne, pengacara Ricky Rizal atau Bripka RR, Erman Umar tegas mengatakan jika saat itu Bripka RR menolak perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

Diakui Erman, sebelum yang lain, Bripka RR adalah orang pertama yang dipanggil atasannya.

Saat itu Ferdy Sambo menanyakan, apakah Bripka RR mengetahui kejadian di Magelang.

Ferdy Sambo mengatakan jika dari laporan Kuat Ma'ruf ada kasus pelecehan yang menimpa Putri Candrawathi istri Sambo.

Bukan itu saja, Putri Candrawathi juga disebut-sebut memberitahu pada Ferdy Sambo, jika dirinya dilecehkan Brigadir J.

Bripka RR lantas menjawab, dirinya tidak tahu jika di Magelang ada pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J pada istri Ferdy Sambo.

Kata Erman Umar, Bripka RR mengatakan pada atasannya, tidak mengetahui apa-apa yang terjadi antara Putri Candrawathi dan Brigadir J di Magelang. 

Baca Juga: Bocoran Ikatan Cinta: Geram! Jessica Lempar Elsa Jadi OB di Perusahaannya

"Dipanggil (Bripka RR), dia tanya," kata Erman 

"Ada kejadian apa di Magelang? Kamu (Bripka RR) tahu enggak?" kata Erma menirukan pertanyaan Ferdy Sambo berdasar kesaksian Bripka RR.

"Enggak tahu," kata Erman menirukan jawaban Bripka RR saat ditanya Ferdy Sambo soal adanya pelecehan di Magelang. 

"Ini Ibu dilecehkan," kata Erman mengatakan informasi Ferdy Sambo soal pelecehan pada Bripka RR.

Ketika itu, Ferdy Sambo dikatakan Bripka RR sambil marah dan menangis menanyakan soal pelecehan.

"Dan itu sambil nangis dan emosi," kata Erman saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Jumat (9/9/2022). 

Load More