SuaraTasikmalaya.id- Para guru tentu pernah menemukan perbedaan sesungguhan belajar para muridnya. Ada yang malas, ada yang kabur. Berikut kisah inspiratif guru tentang hal tersebut.
Dilansir dari akun @mamanbasyaiban, yang juga seorang guru, dikisahkan suatu hari ia akan mengajar namun tak ada seorang pun murid di dalam kelas.
Guru Maman pun kebingunan.
"Ternyata murid-murid memilih beraktivitas di tempat lain," kata Maman.
Ia sedih dan mangkel di hati, karena murid lebih memilih melakukan yang lain, daripada masuk ke kelas.
Petugas perpustakaan bilang, "Memang di kelas itu yang rajin ya anak A, B itu."
Maman pun berpikir, bagaimana agar murid semakin niat belajar. Bagaimana agar ia lebih didengar murid.
Guru Maman pun mencoba membangun keakraban dengan murid. Ia mencoba melempar topik yang sama di beberapa kelas.
"Di sini siapa yang pernah jual beli online?" tanya guru Maman.
Dan ternyata, menyedihkan!
Dari 3 kelas hanya seorang murid yang aktif membahas topik jual beli online.
Maman pun sadar, bahwa di tahun itu hanya sedikit murid yang pernah mengetahui jual beli online. Meskipun guru Maman sudah mengetahuinya, murid belum banyak tahu soal itu.
"Saya tidak bisa menyamakan murid dengan diri saya. Saya tidak bisa memaksa murid mengikuti topik yang saya suka," kata guru Maman.
Saya dari situ sadar, harus memahami kondisi murid. Saya jadi mencoba mengenal baik lewat cerita murid Iangsung maupun guru, hingga saya tahu: beberapa murid yang sudah dilamar, dan ada yang Iangsung menikah setelah lulus SMA.
Orangtua murid beragam latar belakang, pedagang makanan (krupuk, madu, nanas dsb). Kondisi ekonomi berbeda dan kesungguhan belajar pun beda. Hal-hal inilah yang 'mengajak' saya menerapkan diferensiasi," kata guru Maman.
Berita Terkait
-
Pembatalan Status PPPK Ratusan Guru Honorer di Jawa Barat Menuai Kontroversi dan Ditemukan Sejumlah Kejanggalan
-
Mengakhiri Polemik 'Sekolah Pagi', Naif jika Terus Dipaksakan
-
Pendaftaran Peserta Seleksi Kompetensi Akademik Pendidikan Profesi Guru Madrasah (USKA-PPG) Tahun 2023Akan Dibuka, Ini Persyaratannya
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan