/
Jum'at, 14 April 2023 | 14:26 WIB
Hasani Abdulgani (paling kiri) saat mengurusi proses Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh. ((instagram Hasani Abdulgani))

SUARA TASIKMALAYA - Hasani Abdulgani, mantan Exco PSSI, menjelaskan proses naturalisasi pemain yang relatif lancar dan sudah membuahkan hasil. Tidak seperti naturalisasi para pemain muda seperti Justin Hubner dkk yang dinilai berlarut-larut. 

Melalui akun Instagram pribadinya, Jumat siang, Hasani merunut langkah-langkah naturalisasi hingga berhasil.

"Naturalisasi pemain Diaspora," ujar Hasani.

Berikut langkah-langkah Naturalisasi pemain Diaspora yang sukses dan tak berjalan kusut menurut Hasani Abdulgani.

1. Kata Hasani Direktur Teknik (Dirtek) PSSI terlebih dulu menyusun database pemain-pemain keturunan yang ada di luar negeri.

2. Selanjutnya Tim Pelatih Timnas, merekomendasi para pemain yang mau direkrut untuk kepentingan Timnas.

3. Kemudian tim legal PSSI, mempelajari dari sisi legalitasnya.

"Supaya tidak ada pelanggaran hukum, baik kepada negara maupun kepada FIFA (Dasar hukum: UU No 12 Tahun 2006. Pasal 19 dan 20. Dan Article 7 dan 9 dari FIFA)," jelas dia.

4. Kerja Sama dengan Agen dan Lawyer

Baca Juga: Tim Paling Komersil, Indosiar Lebih Pilih Pertandingan Persib daripada Persija

 Belajar dari pengalaman sebelumnya, sering gagal untuk mendapatkan pemain yang dipilih (setelah si Pemainnya bersedia untuk di naturalisasi), akhirnya federasi membuat kerja sama dengan pihak ketiga (lawyer atau agent) di luar negeri. 

"Tujuannya supaya tidak ada kesalahan di kemudian hari dan sekalian untuk mempermudah komunikasi pada saat berbicara dengan manajemen si pemain," kata Hasani.

5. Setelah ada permintaan dari tim pelatih. PSSI coba mengontak si pemain yang di maksud. 

"Contoh, Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama. Setelah pemain tersebut menyatakan bersedia. Tim legal PSSI meminta dokumen-dokumen pendukung. Kalau semua syarat terpenuhi baru diproses," jelas Hasani.

6. Harus diingat, kata Hasani, yang pertama dikontak bukan agentnya tapi si pemain.

"Setelah pemainnya sudah OK. Si Pemain akan menunjuk agentnya atau orang tua si pemain (khusus untuk pemain U20). 

Load More