SUARA TASIKMALAYA - Hasani Abdulgani, mantan Exco PSSI, menjelaskan proses naturalisasi pemain yang relatif lancar dan sudah membuahkan hasil. Tidak seperti naturalisasi para pemain muda seperti Justin Hubner dkk yang dinilai berlarut-larut.
Melalui akun Instagram pribadinya, Jumat siang, Hasani merunut langkah-langkah naturalisasi hingga berhasil.
"Naturalisasi pemain Diaspora," ujar Hasani.
Berikut langkah-langkah Naturalisasi pemain Diaspora yang sukses dan tak berjalan kusut menurut Hasani Abdulgani.
1. Kata Hasani Direktur Teknik (Dirtek) PSSI terlebih dulu menyusun database pemain-pemain keturunan yang ada di luar negeri.
2. Selanjutnya Tim Pelatih Timnas, merekomendasi para pemain yang mau direkrut untuk kepentingan Timnas.
3. Kemudian tim legal PSSI, mempelajari dari sisi legalitasnya.
"Supaya tidak ada pelanggaran hukum, baik kepada negara maupun kepada FIFA (Dasar hukum: UU No 12 Tahun 2006. Pasal 19 dan 20. Dan Article 7 dan 9 dari FIFA)," jelas dia.
4. Kerja Sama dengan Agen dan Lawyer
Baca Juga: Tim Paling Komersil, Indosiar Lebih Pilih Pertandingan Persib daripada Persija
Belajar dari pengalaman sebelumnya, sering gagal untuk mendapatkan pemain yang dipilih (setelah si Pemainnya bersedia untuk di naturalisasi), akhirnya federasi membuat kerja sama dengan pihak ketiga (lawyer atau agent) di luar negeri.
"Tujuannya supaya tidak ada kesalahan di kemudian hari dan sekalian untuk mempermudah komunikasi pada saat berbicara dengan manajemen si pemain," kata Hasani.
5. Setelah ada permintaan dari tim pelatih. PSSI coba mengontak si pemain yang di maksud.
"Contoh, Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama. Setelah pemain tersebut menyatakan bersedia. Tim legal PSSI meminta dokumen-dokumen pendukung. Kalau semua syarat terpenuhi baru diproses," jelas Hasani.
6. Harus diingat, kata Hasani, yang pertama dikontak bukan agentnya tapi si pemain.
"Setelah pemainnya sudah OK. Si Pemain akan menunjuk agentnya atau orang tua si pemain (khusus untuk pemain U20).
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Lewati Masa Sulit, 3 Zodiak Beruntung Hidupnya Bakal Lebih Indah Mulai 14 Mei 2026
-
Saat Anak Dituntut Berprestasi Tanpa Diberi Ruang untuk Gagal
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Mei 2026: Ada Tinju Gerhana dan Skin SG Apocalyptic
-
Ubisoft Gelar Perburuan Harta Karun Asli di Game Assassins Creed, Nilainya Rp8,7 Miliar!
-
Nagita Slavina Ungkap Honor Pertama Jadi Artis, Dapat Rp4,5 Juta di Usia 13 Tahun
-
Promo Alfamart 1-15 Mei 2026, Diskon Sunscreen hingga Produk Makeup
-
Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya
-
BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis
-
6 Pilihan HP Oppo RAM 12 GB Memori 256 GB untuk Multitasking Tanpa Batas
-
Uji Nyali Para Hantu