SUARA TASIKMALAYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan jual-beli jabatan di Kementerian Pertanian (Kementan). Keterlibatan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dalam kasus korupsi tersebut menjadi fokus penyelidikan.
Ali Fikri, Kabag Pemberitaan KPK, menyatakan bahwa KPK sedang menyelidiki laporan dugaan korupsi yang melibatkan penempatan pegawai dalam jabatan di Kementan, dikutip dari YouTube Kompas Tv pada Rabu (21/6/2023)
"Kasus jual-beli jabatan tidak hanya terjadi di Kementan, tetapi juga di beberapa lembaga pemerintah dan pemerintah daerah. Menurut Ali, praktik korupsi ini melibatkan penyalahgunaan kekuasaan, pemerasan, kolusi, dan nepotisme." tambahnya.
Saat ini, penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi di Kementan masih berlangsung, dan belum ada tersangka yang diidentifikasi.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sudah menjalani pemeriksaan terkait dugaan korupsi di gedung ACLC KPK. Pemeriksaan terhadap Syahrul Yasin Limpo berlangsung selama sekitar 3,5 jam, dimulai pukul 09.30 WIB hingga 12.59 WIB.
Dalam kasus ini, Syahrul Yasin Limpo sebagai Menteri Pertanian diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi bersama dengan KSD (Sekjen Kementerian Pertanian periode 2021 hingga saat ini) dan HTA (Direktur Pupuk Pestisida periode 2020-2022 / Direktur Alat Mesin Pertanian tahun 2023).
Mereka dituduh melanggar Pasal 12E dan/atau Pasal 12B UU No. 20/2001 tentang perubahan atas UU 31/1999 dan Pasal 3 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jo Pasal 56 dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Dugaan tindak pidana korupsi ini terkait pemerasan, gratifikasi, dan pencucian uang yang terjadi di lingkungan Kementerian Pertanian pada periode 2019-2023.
Lebih lanjut, perbuatan yang diduga merupakan tindak pidana korupsi ini berkaitan dengan penyalahgunaan Surat Perintah Kerja (SPK), yang merupakan bagian dari keuangan negara, serta kasus gratifikasi, suap menyuap, dan penggabungan beberapa perkara lainnya.
KPK terus mengupayakan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kebenaran kasus ini dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat dalam tindak pidana korupsi tersebut.
***
.
Baca Juga: Syahnaz Selingkuh dengan Rendy Kjaernett, Netizen: Buah Jatuh Tidak Jauh dari Pohonnya
Tag
Berita Terkait
-
Syahrul Yasin Limpo Akhirnya Buka Suara, KPK Panggil Lagi Pekan Depan
-
Walikota Bandung Yana Mulyana harus Lebaran di Rutan KPK, Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Suap
-
Diduga Terlibat Praktik Suap, Wali Kota Bandung Yana Mulyana Terjaring OTT KPK
-
Rafael Alun Trisambodo Ditetapkan Menjadi Tersangka Dugaan Kasus Gratifkasi oleh KPK
-
Sudah Memakai Rompi Oranye, Bupati Kapuas dan Istri Resmi Ditahan di Rumah Tahanan KPK
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Sinopsis Valerian and The City of A Thousand Planets, Tayang Malam Ini di Trans TV
-
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja & Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Dibalik Estetika yang Memanjakan Mata, Another World Mengajarkan Cara Berdamai dengan Masa Lalu
-
Emiten Properti SMRA Tebar Dividen Rp 5 per Saham
-
Kenaikan Pertamax Wajib Diiringi Perbaikan Layanan dan Mutu!
-
Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh Belum Turun ke Jalan Meski Harga Pertamax Melonjak
-
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung
-
Catat Tanggalnya! Evan Eks ENHYPEN Siap Debut Solo Lewat Single Ride Or Die
-
Harga Pertamax Naik, Buruh Khawatir Kuota Pertalite Tak Mampu Menampung Lonjakan Pengguna