SUARA TASIKMALAYA - Ketua MUI Kota Tasikmalaya, Ate Mushodiq sempat menyerang umat Islam yang selalu menjelekkan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang.
Ucapan tersebut pasca Ate Mushodiq menghadiri acara ulang tahun pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, pada Minggu (30/7/2023) kemarin.
Ate Mushodiq diberikan kesempatan untuk melakukan penyambutan saat berada di Al Zaytun. Hal tersebut memicu amarah umat muslim di Indonesia.
Dalam hal ini, Ate Mushodiq pun meresponnya dengan santai yang dikutip dari YouTube Tukang Nyimak, Jumat (4/8/2023).
Obrolan yang diunggah melalui YouTube Al-Zaytun Official, Ate merasa bangga kalau penonton pada konten yang ada dirinya sudah mencapai puluhan ribu.
"Kita ngobrol kemaren di Blog TV Al Zaytun, Alhamdulillah yang menontonnya dalam satu hari satu malam udah hampir 50.000, yang komentar ada kurang lebih 1500," kata Ate.
Meski Ate menilai komentar positif pada konten tersebut hanya mencapai 0,1 persen. Kehadirannya disebut utuk mencerdaskan umat Islam perihal pandangannya ke Al Zaytun yang dinilai buruk.
"Saya bagaimana mencerdaskan umat Islam yang masih bodoh, umat Islam yang masih primitif, umat Islam masih taat kepada hoaks, yang masih taat kepada kyai-kyai yang tidak jelas mulutnya," paparnya.
Tentunya ujaran kebencian dari para ulama atau kyai dianggap sudah menjerumuskan pemerintah dan MUI pusat. Membuat Ate sebut musuh umat Islam ada dua.
Baca Juga: Viral Disebut Capai Miliaran, Segini Besaran Gaji Ahok Sebagai Komisaris Utama Pertamina
Di antaranya ada "kebodohan" dan "kemiskinan" yang membuat Ate terlihat semakin mendukung ajaran Panji Gumilang di Al Zaytun.
"Saya memberikan pencerdasan bagaimana umat Islam itu musuhnya dua. Satu kebodohan, yang kedua kemiskinan," kata Ketua MUI Kota Tasikmalaya itu.
Beruntungnya masih banyak warganet yang berkomentar untuk terus mendukung langkah menyebarkan syariat Islam di Al Zaytun.
Walaupun baru-baru ini, Ate Mushodiq menyampaikan kalau dirinya sudah menyesal datang ke Al Zaytun yang menimbulkan kegaduhan baru terhadap publik.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'