Suara.com - Hantu. Ya, hingga kini fenomena soal makhluk asal alam gaib itu masih misterius. Banyak yang percaya, tapi tak sedikit pula yang menyangsikan keberadaannya.
Indonesia sendiri adalah salah satu negara yang warganya banyak percaya soal hantu. Faktor lingkungan dan budaya Indonesia membuat hantu begitu dipercayai sebagian masyarakat di negara kepulauan itu.
Sementara di barat, fenomena hantu, agaknya, tak terlalu dipusingkan banyak orang. Meski begitu, sejumlah ilmuwan, tetap niat mempelajarinya, guna memecahkan misteri keberadaan hantu.
Hasilnya, peneliti berhasil membuat perangkat robot, yang diklaimnya mampu memecahkan misteri ini.
Hanya saja, robot itu tidak 'bergerak' sendiri. Dia baru akan berfungsi jika dipasangkan ke otak manusia.
Setelah itu, robot akan mengubah kondisi manusia yang sehat, menjadi manusia dalam keadaan mental yang ekstrem.
"Robot ini menciptakan ilusi. Karena robot ini dibuat untuk membingungkan otak manusia," kata Profesor Olaf Blanke, dari Ecole Polytechnique Federale de Lausanne (EPFL) di Swiss, seperti dikutip dari laman Mirror.
"Dengan kondisi demikian, manusia akan 'merasakan' kehadiran makhluk lain, yang mereka sebut sebagai hantu, roh halus, iblis, atau malaikat," tuturnya.
"Itulah yang sering dialami oleh orang-orang dalam situasi fisik atau emosional yang ekstrem, seperti pendaki gunung, penjelajah, dan orang yang berduka," jelasnya.
"Mereka merasa seperti diawasi, dan disentuh hantu, padahal itu terjadi karena adanya pengaruh dalam otak mereka," tuturnya.
"Jadi robot ini membuktikan kalau hantu itu hanya ada dalam pikiran manusia," dia menegaskan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Danantara Mulai Bidik Saham BEI
-
Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar
-
TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global
-
Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS
-
Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama
-
Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!
-
Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat
-
Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal
-
Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru
-
Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket