Suara.com - Meski Pokemon Go baru bisa resmi diunduh di lima negara, gamers di negara-negara lain dapat mengunduhnya lewat hosting service pihak ketiga seperti APK Mirror. Konon di Asia, aplikasi permainan Pokemon Go hanya dapat berfungsi di Indonesia --meski sejumlah pecandu dari negara Asia lain membantahnya di sejumlah forum.
Para pemain Pokemon Go di negara Asia lain, sebagaimana dilansir Cnet akhir pekan ini, hanya akan melihat peta yang kosong saat membuka aplikasi. Hal ini karena agar dapat berfungsi, server Pokemon Go di negara tersebut harus diaktifkan dulu. Di Indonesia pun, Niantic sebagai pengembang aplikasi belum resmi merilisnya.
Adapun lima negara yang telah 'dijajah' oleh monster-monster Pokemon ialah Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Jerman, serta Inggris. Di sana Pokemon Go sudah tersedia di Play Store maupun Apple Store.
Nyatanya, seperti di kelima negara tersebut, Pokemon Go juga sudah 'meledak' di Indonesia. Ini dengan catatan bahwa para pemain di Tanah Air mesti mencarinya di sumber-sumber tak resmi.
Bahkan lebih jauh, 'demam' Pokemon Go di Tanah Air sudah dijadikan alat pemasaran bagi berbagai pihak, seperti pusat perbelanjaan, jasa ojek dan taksi online, hingga Pemerintah Daerah DKI Jakarta.
Contohnya adalah Grab Bike yang pada Sabtu (16/7/2016) ini mengadakan perburuan pokemon di Monumen Nasional (Monas) dengan menggunakan ojek-ojek mereka. Pemain pun diiming-imingi dengan diskon untuk setiap penggunaan Grab Bike menuju dan dari Monas.
Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama (Ahok) pun sudah sempat mengajak para pemain Pokemon Go di Jakarta untuk berburu pokemon di Balai Kota DKI. Ahok mengaku terus terang ingin agar Balai Kota ramai dikunjungi warga Ibu Kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!