Suara.com - Teknologi pengenal wajah memiliki manfaat yang signifikan dibandingkan sekedar menjaga privasi Anda. Di Cina, teknologi ini membantu pasangan menemukan anak mereka yang 27 tahun lalu diculik.
Fu Gui merasa aneh bahwa ia hanya memiliki kenangan samar tentang masa kecilnya. Ia pun mengunduh foto yang diambil saat ia berusia 10 tahun ke sebuah situs web bernama Baobeihuijia, yang berarti "Baby Come Home."
Dirinya tidak menyangka bahwa orang tuanya juga mengunggah foto masa kecilnya di situs web beberapa bulan kemudian. Kemudian, teknologi pengenalan wajah Baidu mempertemukan mereka kembali.
Puluhan ribu anak diculik di Cina setiap tahun dan dijual kepada orang tua asuh atau lebih banyak lagi orang jahat yang menggunakannya untuk pelacuran atau perbudakan anak. Baobeihuijia diciptakan untuk menyatukan kembali keluarga korban penculikan tersebut.
Selama bertahun-tahun, para sukarelawan dengan susah payah membandingkan gambar yang diunggah oleh orang tua terhadap orang-orang yang diunggah oleh orang-orang yang mencari keluarga mereka atau oleh warga yang peduli satu per satu. Maret ini, Baidu menawarkan teknologi pengenalan wajah cross-age, yang telah diuji sejak November tahun lalu.
AI Baidu sudah menemukan beberapa keberhasilan sejak situs web tersebut mulai digunakan beberapa bulan lalu. Gui adalah salah satu dari mereka dan dia serta orang tuanya bahkan membuktikannya dengan tes DNA.
Meskipun sistemnya masih jauh dari sempurna dan hanya bisa mencocokkan foto yang diambil enam tahun terpisah. Namun, Cina mengklaim bahwa teknologinya akurat 99,77 persen. [Engadget]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118
-
45 Kode Redeem FF Terbaru 20 Juni 2026: Spesial Diskon 90% Kampus Icon dan Panen Token Eclipse