Suara.com - Para ilmuwan telah mengembangkan sistem kecerdasan buatan terbaru yang dapat melacak staf medis melalui kamera, dan mendeteksi apakah mereka menjaga kebersihan tangan dengan cara tepat. Temuan ini dipercaya merupakan sebuah kemajuan yang dapat mengurangi risiko infeksi yang ditularkan di rumah sakit.
Periset dari Swiss Federal Institute of Technology (EPFL) melakukan penelitian dengan menggunakan kombinasi kamera dalam dan algoritma penglihatan komputer.
Kamera tersebut kemudian melacak orang-orang di sekitar bangsal rumah sakit, dan secara otomatis mengidentifikasi saat perawat menggunakan dispenser gel.
"Kami mencoba menjelaskan ruang perawatan kesehatan yang gelap gulita. Memahami masalahnya hanyalah langkah pertama," kata Alexandre Alahi dari EPFL.
Dalam studi awal, ilmuwan mengumpulkan gambar dari kamera yang dipasang menghadap koridor, ruang pasien dan dispenser gel berbasis alkohol. Dari 170 orang yang direkam memasuki kamar pasien, hanya 30 orang perawat yang kedapatan memakai gel dispenser dengan benar.
Tim kemudian menggunakan 80 persen gambar untuk melatih algoritme mereka untuk mendeteksi petugas layanan kesehatan, melacaknya saat mereka berpindah dari satu tempat ke tempat lain di berbagai kamera, dan memantau perilaku kebersihan tangan mereka.
Setelah dilatih, mereka menguji sistem tersebut pada 20 persen sisanya, dan mencapai ketepatan hingga 75 persen untuk mengatakan apakah perawat telah memakai dispenser tersebut atau tidak.
Meski ada kekhawatiran privasi terkait kamera yang terus memantau rumah sakit, ilmuwan mengatakan, kamera yang digunakan menangkap lebih banyak informasi tentang posisi seseorang daripada tampilannya.
Menurut New Scientist, gambar yang dihasilkan terdiri dari gumpalan manusia yang tidak teridentifikasi.
Baca Juga: Kebiasaan Cuci Tangan Berhasil Turunkan Kasus Pneumonia
Kamera yang bertebaran di sekitar rumah sakit juga bisa membantu dengan hal-hal lain. Kecerdasan buatan telah menunjukkan kemampuan untuk mendeteksi dan memantau tanda-tanda vital. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan